Spread the love

oleh:
Muhamad Adam Niga Nugraha, S.Pd., M.Si
(Guru SMK Negeri 1 Cugenang)

Rindu, gejolak peperangan dalam hati antara keinginan dan ketidakmungkinan.
Sadar, kesadaran yang membangunkan kerinduan itu.
Tangis, jalan terakhir yang ku tempuh untuk hanya sekedar mengingat dan menyesal.

Hilang tali yang jadi pegangan pada saat tergelincir dalam jalannya hidup.
Hilangnya sandaran pada saat hidup ini terasa berat.
Hilangnya benteng kokoh, atap yang kuat hanya untuk merasa terlindungi.

Aku takut padamu, tapi aku nyaman di dekatmu.

Kenapa singkat?
Kenapa kamu yang di pilih Tuhan?
Dan kenapa aku yang harus merasakan?

Aku ingin mengganti keringatmu dengan senyuman.
Aku ingin mengganti lelahmu dengan kebahagiaan.
Aku ingin menyombongkan hasil didikan.

Dan aku ingin melihat rasa banggamu.
Kini aku hanya menunggu saatnya tiba kita dipertemukan.
Dan ku yakin kamu sedang menunggu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here