SMKN 1 CIKALONGKULON MEMBANGUN DESA
DENGAN MENGADAKAN PELATIHAN DIGITAL BAGI
APARATUR DESA

0
296
Spread the love

Oleh Eva Helviana Hafsah
Guru SMKN 1 Cikalongkulon

SMK membangun desa merupakan program dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dalam menjalankan kebijakan Revitalisasi SMK. Dikutip dari laman itjen.kemdikbud.go.id, M. Bakrun sebagai Direktur SMK mengatakan bahwa tujuan dari program ini adalah menciptakan terobosan dan mewujudkan sinergi antara SMK dan pemerintah desa. Mengapa dipilih SMK dari program ini? Alasannya karena sebagian besar SMK berada di wilayah pedesaan.

SMKN 1 Cikalongkulon dibawah kepemimpinan Undang Iman Santosa S.TP., M.MPd., merealisasikan program pemerintah ini dengan mengadakan beberapa pelatihan. Pelatihan yang pertama telah dilaksanakan pada tanggal 16 Desember 2021 yaitu Pelatihan Pembuatan Bakso dan Sosis untuk masyarakat sekitar. Pelatihan tersebut dihadiri oleh beberapa peserta perwakilan dari pegawai desa, kecamatan dan perwakilan dari guru SD dan SMP yang berada di wilayah sekitar SMKN 1 Cikalongkulon.

Program kedua dari SMK membangun desa yang diselenggarakan oleh SMKN 1 Cikalongkulon yang bekerjasama dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Provinsi Jawa Barat yaitu Pelatihan Digital Bagi Aparatur Desa. Acara ini dilaksanakan pada hari Kamis 29 April 2021. Acara ini dimulai dari pukul 09.00 WIB sampai dengan 15.00 WIB. Pelatihan ini diberi nama “SMKN 1 CIKALONGKULON MEMBANGUN DESA, PELATIHAN DIGITAL BAGI APARATUR DESA”. Acara yang dikhususkan untuk meningkatakan kemampuan digital para aparatur desa di wilayah sekitar SMKN 1 Cikalongkulon.

SMKN 1 Cikalongkulon mengundang beberapa aparatur desa yang yang berasal dari Desa Cinangsi, Desa Cigunungherang dan Desa Jamali. Perwakilan dari Desa Jamali yang bisa menghadiri acara pelatihan ini, sedangkan perwakilan dari Desa Cinangsi dan Desa Cigunungherang berhalangan hadir tetapi mengikuti acaranya secara online.  Acara ini juga dihadiri oleh beberapa staf dari manajemen sekolah, tenaga kependidikan dan perwakilan dari Satgas Literasi SMKN 1 Cikalongkulon.

Pelatihan digital bagi aparatur desa ini dibuka oleh ketua MKPSSMK Cadisdik Wilayah VI, Ade Sofyan, SP., MP. Bapak Ade Sofyan mengatakan bahwa beliau sangat mengapresiasi acara ini sebagai perwujudan nyata dari program pemerintah SMKN Membangun Desa. SMK sebagai pusat pendidikan harus bisa membantu meningkatkan kemampuan digital bagi masyarakat sekitar. Sebagaimana kita ketahui bahwa perkembangan digital tidak bisa dihindari. Kita sebagai pengguna harus mampu meningkatkan kemampuan teknologi ini. Perkembangan teknologi ini sangat membantu di berbagai bidang. Pada Revolusi Industri 4.0 semua teknologi sudah berbasis internet. Internet sangat membantu di setiap pekerjaan. Pemerintah desa harus maju dan berkembang dengan menggunakan fasilitas teknologi yang sudah ada.

Tujuan dari diadakan pelatihan digital bagi aparatur desa ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan dari para apartur desa di bidang digital. Semua kegiatan suatu desa, informasi, keluhan dan saran sekarang harus berbasis online demi kemudahan dan kecepatan informasi yang diterima oleh masyarakat. Seperti halnya SMKN 1 Cikalongkulon yang sudah melaksanakan kegiatan dan promosi secara online melalui media sosial, pemerintah desa juga harus bisa mengikuti perkembangan zaman dengan mengadakan semua kegiatannya melalui media sosial yang dimilikinya demi kecepatan informasi yang diterima oleh masyarakat.

Pelatihan digital ini terdiri dari beberapa kegiatan yaitu:

  • Pelatihan pembuatan surat secara online

Surat merupakan sarana untuk komunikasi dan informasi. Pada saat ini surat dalam bentuk kertas sudah sangat jarang digunakan. Instansi ketika memberikan informasi misalnya undangan rapat sering menggunakan media sosial sebagai sarana dalam memberikan undangan. Informasi akan cepat diterima oleh semua orang dengan cara ini. Namun, tetap saja semua surat harus ada buktinya. Oleh karena itu, surat dalam bentuk online sangat bermanfaat. Selain surat tersebut akan diterima dengan cepat, juga adanya bukti dari surat tersebut sebagai dokumen. Dalam surat online kita bisa membubuhkan tanda tangan seperti surat yang dibuat di kertas.

  • Pengelolaan aplikasi webinar

Pada saat pandemi seperti ini, webinar atau seminar dalam bentuk web banyak diselenggarkan oleh instansi. Aparatur desa harus mampu menggunakan aplikasi webinar karena sama halnya dengan instansi, pemerintah desa pun membutuhkannya untuk mengadakan rapat secara online. Pada kesempatan ini, aplikasi yang dibahas adalah Zoom Meeting dan Google Meet karena kedua aplikasi tersebut sudah sangat populer dan mudah digunakan. Kedua aplikasi tersebut juga bisa digunakan secara gratis. Untuk Zoom Meeting jika kita menggunakan yang gratis waktunya hanya 45 menit berbeda dengan yang berbayar yang tidak dibatasi waktu. Google Meet adalah aplikasi webinar yang gratis, waktu tidak dibatasi tetapi peserta webinar dibatasi hanya mampu menampung 100 orang untuk pelanggan G Suite Basic. Jadi, Google Meet hanya bisa digunakan untuk peserta tidak lebih dari 100 orang.

  • Pengeditan video menggunakan Filmora

Pengeditan video dibutuhkan sebelum kita menunggahnya ke Youtube. Ketika pemerintah desa ingin mengunggah kegiatannya ke media sosial, diperlukan pengeditan terlebih dahulu supaya hasilnya sesuai dengan keinginan dan lebih bagus. Filmora merupakan salah satu aplikasi yang lengkap dalam mengedit video. Proses pengeditan video tidak semudah yang kita bayangkan karena memerlukan beberapa tahapan untuk hasil yang sempurna. Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan seorang aparatur desa atau operator mampu mengedit video sehingga hasil yang diharapkan sesuai yang diinginkan.

  • Pembuatan Twibbon dan Flyer menggunakan Canva

Twibbon merupakan alat promosi berupa kombinasi foto menggunakan frame dan tulisan yang sesuai dengan tema. Twibbon dibuat harus semenarik mungkin. Twibbon bisa diisi oleh foto siapa saja yang memiliki link Twibbon tersebut. Hampir sama dengan Twibbon, Flyer juga bertujuan sebagai sarana promosi. Perbedaanya yaitu Flyer tidak bisa diisi oleh foto siapapun karena hasilnya sama dengan brosur tidak dalam bentuk link yang bisa dibagikan. Kedua media promosi ini dibuat menggunakan aplikasi Canva. Para peserta sangat antusias ketika membuat Twibbon, setiap peserta memiliki ide yang berbeda dalam membuat Twibbon yang menarik.

Acara pelatihan digital ini berlangsung dengan lancar. Para peserta sudah mampu membuat surat online, mengadakan webinar dengan Zoom Meeting dan Google Meet, mengedit video dengan Filmora dan juga membuat Twibbon dan Flyer dengan menggunakan Canva. Setiap tema disertai dengan penugasan untuk peserta pelatihan. Semoga program SMKN 1 Cikalongkulon membangun desa akan tetap dilaksanakan oleh kegiatan-kegiatan dengan tema yang lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here