SAYA SUDAH DIVAKSIN

0
49
Spread the love

Oleh Nurfaridah
Siswi kelas XII OTKP 2 SMKN 1 Cikalongkulon

Siapa sih yang enggak kangen sekolah, pasti semuanya udah gak sabar kan! mau cepet-cepet masuk sekolah seperti biasa lagi. Kemarin sudah terdengar katanya Cianjur level 3 dan boleh melaksanakan PTM terbatas. Dan salah satu syaratnya, siswa atau pelajarnya harus sudah divaksin. Pasti seneng dong? Kalau PTM benar terlaksana. Ya walaupun kini Cianjur kembali ke level 4, kita berdoa saja semoga PTM tetap bisa terlaksana meski terbatas. Karena banyak pelajar yang belum divaksin, maka sekolahku melakukan gebyar vaksinasi covid-19 untuk remaja yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 Agustus 2021. Kegiatan ini ditujukan untuk kelas 12 semua jurusan terlebih dahulu. Dan ketika pelaksanaannya pun dijadwal perkelasnya.

Karena esok harinya akan divaksin, aku berkomitmen untuk diriku sendiri, malam ini tidak boleh gadang, jam 9 malam harus sudah tidur, karena biasanya aku tidur jam 11 malam. Sebenarnya itu kebiasaan buruk, makanya malam itu aku terus mengucapkan pada diriku sendiri jam 9 malam harus sudah tidur, pokoknya tidur gak boleh lebih dari jam itu. Karena komitmen itu pun akhirnya jam 8 malam aku sudah tidur. Alhamdulillah seneng sekali bisa istirahat dengan cukup. Ya meskipun harus guling-guling gak jelas dulu sambil nunggu si ngantuk ngajak aku tidur bareng.

Di pagi keesokan harinya aku bangun langsung mandi, salat, beres-beres rumah dan sarapan pagi. Karena acara vaksinasinya dimulai dari jam 7, aku langsung bergegas ke sekolah. Aku mengenakan pakaian bebas, sepatu dan jas almamater osis. Hari itu juga aku diberikan tugas buat jaga pendaftaran.

Pada saat tiba di sekolah, aku langsung ke tempat pendaftaran dan menunggu temen-temen yang lain yang akan divaksin juga. Tak lama itu pun satu persatu temen-temen yang lain datang. Aku langsung arahkan mereka untuk mengisi daftar hadir dan mengumpulkan kartu keluarga atau KTP bagi yang sudah memilikinya karena, itu merupakan syarat untuk divaksin. Tidak lupa juga aku berikan hand sanitizer, kartu kendali vaksin dan nomor antrian.

Orang pertama divaksin itu namanya Nurlaela dari kelas XII OTKP 1. Sebenarnya ada sih yang lebih duluan datang dari dia, tapi entah kenapa tidak ada yang mau pertama divaksinnya. Tapi Nurlaela siap jadi yang pertama, dan jadilah dia yang menegang nomor antrian 1. Wah, hebat kan Nurlaela ini perempuan pemberani pastinya.

Kuota vaksin untuk hari ini 100 dosis. Sebelum divaksin ada penyuluhan dan sambutan dari KS dan nakesnya. Kita juga diberikan semangat agar berani dan tidak gugup ketika vaksinasi nanti. Dan untuk meramaikan gebyar vaksinasi ini kita diminta agar nanti setelah selesai divaksin melakukan photo booth dulu dan di upload di medsos dengan hastag #SAYA SUDAH DI VAKSIN #SAYA SIAP TETAP DISIPLIN PROKES #SAYA SIAP BELAJAR DI SEKOLAH. Karena semua temen-temen dan nakesnya sudah hadir, vaksinasi langsung dilaksanakan dimulai dari nomor antrian 1. Aku sendiri memegang nomor antrian 86 karena tadinya aku jaga pendaftaran dulu jadi mengambil nomor antrian agak akhir.

Ketika nomor antrianku dipanggil, aku langsung menuju ke ruangan. Di depan pintu aku mengisi daftar hadir dan langsung masuk ke ruangan. Disana aku memberikan surat kendaliku ke petugas di meja pertama untuk memasukkan data diri aku untuk divaksin. Selanjutnya aku menuju ke meja petugas yang kedua, aku ditensi darah, ditimbang berat badan dan diukur tinggi badan juga. Setelah itu aku ke meja petugas yang ketiga, aku diperiksa kondisi gigi. Setelah itu menyimpan surat kendaliku di meja petugas yang keempat, aku disuruh duduk terlebih dahulu. Dan tak lama aku dipanggil, aku dites kondisi mata, aku disuruh menyebutkan huruf-huruf yang ada di depan sambil menutup salah satu mata. Alhamdulillah mataku masih normal. Aku langsung menuju ruangan vaksinasi, di sana pun aku diminta duduk dulu untuk menunggu lalu diperiksa detak jantung dan kondisi telinga. Setelah itu barulah aku divaksin. Sebenarnya deg-degan sih tapi dokternya baik, dia ngajak aku mengobrol sambil tersenyum ramah. Dan ya jarum suntik menyentuh kulitku. Yang sangat terasa itu ketika jarum suntiknya kaya yang narik kulitku dan itu terasa banget. Tapi lega sih akhirnya. karena aku udah divaksin. Kemudian aku diminta untuk menunggu dulu selama 15 menit. Ketika keluar aku diberi susu dan biskuat, sambil menunggu aku menikmatinya. Setelah menunggu, nama aku dipanggil dan diberi bukti vaksinasi.

Alhamdulillah vaksinasiku selesai. Aku langsung menuju ke photo booth untuk mengabadikan momen vaksin pertama aku. Setelah itu aku langsung pulang ke rumah. Karena kata guruku ketika sudah divaksin itu harus banyak istirahat.

Ternyata divaksin itu ga sakit, vaksinya juga aman dan halal. Jadi buat temen-temen yang lain yang belum divaksin, jangan takut untuk divaksin. Semoga saja setelah kita semua divaksin, sekolah bisa kembali seperti semula lagi bertatap muka bersama teman-teman dan guru-guru di sekolah tercinta kita yaitu SMKN 1 CIKALONGKULON.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here