Profil LSP-P1 SMKN 1 Cikalongkulon Cianjur

0
34
Spread the love

Oleh Parida, SP
Admin LSP-P1 SMKN 1 Cikalongkulon

Seiring dengan adanya isu-isu strategis di antaranya adalah mengenai Bonus demografi, Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Era Revolusi 4.0 dan Pandemi Covid 19 yang belum kunjung usai  menuntut akan adanya kualitas sumber daya unggul yang memiliki kompetensi pada bidang tertentu. Indonesia sendiri merupakan negara yang memiliki produktivitas tenaga kerja masih rendah 21% dari Amerika Serikat dan laju pertumbuhan produktivitasnya paling lambat bila dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya (Sumber Asean Productivity Organizationa Base 2018).

Berdasarkan hal tersebut maka sertifikasi kompetensi kerja menjadi sangat penting bagi para calon tenaga kerja mengingat adanya persaingan pasar kerja, dan persaingan industri terutama jika sudah diberlakukan masyarakat ekonomi asean (MEA) di mana tenaga kerja indonesia harus bersaing dengan tenaga kerja dari luar negeri yang memiliki pengakuan kompetensi dan ber-SDM unggul. Apalagi di ASEAN sendiri akan diberlakukan Sistem Registrasi Tenaga Kerja ASEAN misalnya pada bidang pariwisata setiap pekerja harus memilki legalitas profesi atau pengakuan kompetensi sehingga sertifikasi kompetensi menjadi sangat penting bagi tenaga kerja Indonesia supaya bisa bersaing dengan tenga kerja asing lainnya. Pada tahun-tahun mendatang tidak akan ditanyakan lagi sekolah atau kuliah di mana? tapi kompetensi apa yang dimiliki, perekrutan tenaga kerja bukan lagi berbasis pada pertimbangan ijazah tapi pada pertimbangan kompetensi sehingga lulusan SMK atau perguruan tinggi diwajibkan memiliki sertifikat kompetensi disamping ijazah.

 Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dalam PP No 10 tahun 2018 merupakan lembaga yang melaksanakan kegiatan sertifikasi profesi yang telah memenuhi syarat dan telah mendapat lisensi dari BNSP. Ada tiga jenis Lembaga Sertifikasi Profesi LSP P1, LSP P2 dan LSP P3. LSP Pihak ke satu (LSP-P1) merupakan lembaga sertifikasi yang didirikan oleh lembaga pelatihan atau lembaga pendidikan termasuk perguruan tinggi, LSP Pihak ke 2 (LSP-P2) adalah lembaga sertifikasi yang didirikan oleh lembaga industri dan LSP Pihak ke tiga (LSP-P3) merupakan lembaga sertifikasi yang didirikan oleh asosiasi yang berbadan hukum. LSP-P1 SMKN 1 Cikalongkulon yang beralamat di Jalan Raya Cikalongkulon Desa Cinangsi Kec. Cikalongkulon  dibentuk pada tanggal 18 April 2016 dan mendapatkan lisensi dari BNSP pada 27 Juli 2017, dan saat itu LSP-P1 SMKN 1 Cikalongkulon mengajukan 1 Skema yaitu Kualifikasi II Bidang Agribisnis dan Hortikultura. Dalam Uji Kompetensi tahun 2018, kami mulai melaksanakan Pelaksanaan Sertifikasi Siswa SMK pada satu program keahlian yaitu Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura.

Pada tahun 2019, LSP-P1 SMKN 1 Cikalongkulon mengajukan penambahan ruang lingkup menjadi 5 skema, yaitu skema KKNI Level II ATPH, ATU, APHP, OTKP, dan TKJ. Pada program bantuan dari Direktorat Jendral Vokasi ini, kami mengajukan bantuan sertifikasi siswa untuk kelas XII program keahlian ATPH, ATU, APHP, TKJ dan OTKP. Dan pada tahun 2020 LSP-P1 SMKN 1 Cikalongkulon kembali mengajukan perpanjangan lisensi sehingga kami  mendapatkan sertifikat lisensi waktu lisensi 2020 sampai dengan 2025.

Sebagai kepanjangan tangan dari Badan Nasional Profesi (BNSP), LSP-P1 SMKN 1 Cikalongkulon memiliki lima Tempat Uji Kompetensi (TUK) sewaktu, di antaranya TUK Sewaktu Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura, TUK sewaktu Agribisnis Ternak Unggas, TUK sewaktu Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian, TUK sewaktu Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran, dan TUK sewaktu Teknik Komputer dan Jaringan telah diverifikasi oleh LSP SMKN 1 Cikalongkulon dan siap melaksanakan uji kompetensi yang akan mendapat sertifikat kompetensi dari BNSP. LSP-P1 SMKN 1 Cikalongkulon dikelola oleh sumber daya manusia (SDM) yang kompeten d iantaranya Undang Iman Santosa, S.TP.,M.MPd. sebagai Dewan Pengarah, Azis Syamnurdin, S.Pt, MM sebagai ketua LSP, Parida, SP sebagai Ketua Bidang Administrasi, Danny Septana Wahidi, S.Si sebagai Ketua Bidang Sertfikasi, Safa’atun, SP, MM sebagai Ketua Bidang Manajemen Mutu dan Lia Gemiliani, MP sebagai Ketua Komite Skema. Didukung oleh para asesor yang kompeten di bidangnya, yang berjumlah 15 asesor,diantaranya:

LSP-P1 SMKN1 Cikalongkulon memiliki 21 mitra/Binaan LSP yaitu 10 (sepuluh) Mou/Kerjasama dengan SMK   yang berada di Cianjur, 3 (tiga ) MoU dengan lembaga Pendidikan dan 8(delapan) MoU   dengan beberapa perusahaan.  Dan sebagai lembaga sertifikasi yang sudah teruji LSP-P1 SMKN 1 Cikalongkulon sudah mengeluarkan 958 sertifikat kompetensi dari tahun 2018 sampai dengan 2021, pada tahun 2018 mengeluarkan 117 sertifikat kompetensi, pada tahun 2019 448 sertifikat kompetensi, pada tahun 2020 186 sertifikat kompetensi, dan tahun 2021 107 sertifikat kompetensi. 

Demikian Profil  LSP-P1 SMKN 1 Cikalongkulon. Tertarik? Ayo bergabung dengan LSP SMKN 1 Cikalongkulon sebagai jejaring kerja LSP-P1 SMKN 1 Cikalongkulon dan jika adik-adik para pelajar SMK ingin diuji kompetensinya. LSP-P1 SMKN 1 Cikalongkulon selalu siap sedia dengan Tempat Kompetensi  yang sudah terverifikasi. Salam Kompeten

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here