Pentingnya Memilih Circle Pertemanan

0
59
Spread the love

Lisa Marshella Adriani
(X OTKP 1 SMKN1 Cikalongkulon)

‘’Lebih baik memiliki satu teman yang tulus dan dapat mengerti kita daripada memiliki 1000 teman yang hanya mementingkan dirinya sendiri.’’

Kutipan diatas sudah terdengar tidak asing lagi bukan? Banyak sekali orang yang beranggapan dan menyutujui isi dan juga maksud dari kutipan tersebut. Lebih baik hanya memiliki satu teman yang tulus juga dapat mengerti diri kita, daripada memiliki beribu teman yang hanya mementingkan diri sendiri, apalagi ditambah teman itu hanya suka memanfaatkan diri kita saja.

Tapi, tahukah kamu bahwa kita harus pandai-pandai dalam mencari circle pertemanan?

Mengutip dari gramedia.com secara harfiah, circle pertemanan adalah kelompok atau jaringan pertemanan. Atau secara simple nya disebut lingkaran pertemanan. Tapi, circle pertemanan juga dapat berarti sekelompok orang atau pergaulan yang terbatas, misalnya seperti sekelompok orang yang memiliki hobi, kegemaran, atau tujuan yang sama. Memiliki banyak teman itu menyenangkan, karena seperti yang kita semua ketahui, memiliki relasi pertemanan yang luas itu sangatlah banyak keuntungannya. Namun, sudah hukum alam, bila ada dampak positif maka ada juga dampak negatifnya. Alangkah baiknya, kita harus selalu berhati-hati dalam memilih teman. Membatasi pertemanan tidak akan membuat kita menjadi orang yang antisosial kok. Ya … seperti kata pepatah, lebih baik mencegah daripada mengobati. Jangan sampai terjerumus pada circle atau pergaulan yang salah. Sebelum masuk pada sebuah circle, sebaiknya mencari tahu terlebih dahulu latar belakangnya seperti apa. Untuk remaja yang baru saja memasuki usia pubertas, ini dapat menjadi salah satu masalah utama mereka. Maka, peran orang tua dalam mengawasi jaringan pertemanan anaknya sangatlah dibutuhkan. Jangan sampai masuk dalam pergaulan yang negative.

Circle pertemanan memiliki dampak yang sangat besar, lho. Semisal, kita berteman dengan orang-orang yang produktif dan pekerja keras, tanpa disadari kebiasaan mereka akan sedikit menempel pada kita, walaupun itu hanya sedikit, tapi tetap saja itu termasuk dampak juga pengaruh dari circle pertemanan tadi. Contoh selanjutnya, kita berteman dengan mereka yang gemar pada musi classic, tanpa disadari karena sering berkumpul dan mungkin ketika berkumpul sering memutar lagu-lagu classic, sedikit-sedikit juga kita akan menggemarinya pula. Nah, dapat dilihat kan?, dampak dari circle pertemanan itu bagaimana. Jadi, sebisa mungkin harus mencari circle yang positif dan membawa dampak baik bagi kamu. Penting bagi kita dalam memilih juga menyaring pertemanan. Seseorang harus bisa memahami, apakah pertemanan itu membawa dampak positif baginya, atau bahkan sebaliknya. Kemudian, bagaimana cara membedakan mana circle pertemanan yang baik atau buruk?

Menilik dari berbagai sumber, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membedakan antara circle pertemanan yang baik. Yang pertama, lingkaran pertemanan yang baik akan menerima kita apa adanya, tidak menuntut kita untuk bisa sesuai dengan keinginan mereka. Jadi, kita bisa menjadi diri kita sendiri yang apa adanya tanpa tekanan dari orang lain. Circle pertemanan yang baik adalah dimana ketika kita berada didalamnya, kita merasa nyaman dan merasa aman. Adanya rasa pengertian dari satu sama lain, dan saling menghargai. Selalu mendukung, dan adanya penghargaan atau saling respect terhadap privasi masing-masing. Karena bagaimanapun juga setiap orang pasti membutuhkan ruang privasinya tersendiri, pertemanan yang dapat menghargai privasi orang lain adalah pertemanan yang sangat baik.

Selalu berhati-hati dalam memilih teman, pilihlah mereka yang dapat selalu membawamu kedalam hal yang bersifat positif dan kebaikan.

Sumber:

https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://www.gramedia.com/best-seller/circle-pertemanan/amp/&ved=2ahUKEwjP3cf31f_wAhWKcn0KHbjfBAkQFnoECBwQAQ&usg=AOvVaw0EcRnq1OhNzN41KSPeNMmX&ampcf=1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here