PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING
UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA
PADA AGRIBISNIS TANAMAN BUAH

0
47
Spread the love

Oleh:
ADE SULAEMAN, SP. ( Guru SMK PP Negeri Sumedang)

ABSTRAK

              PTK ini berjudul Penerapan Metode Pembelajaran Snowball Throwing Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Agribisnis Tananaman Buah, penelitian dilakukan di kelas XI-B SMK PP Negeri Sumedang. Penelitian ini dilatarbelakangi dari pemikiran bahwa pembelajaran yang berlangsung di dalam kelas seharusnya pembelajaran yang bersifat student center atau pembelajaran yang aktivitasnya berpusat pada siswa. Pembelajaran seperti ini menuntut kreativitas guru dalam mengembangkan pembelajaran yang dapat memacu aktivitas belajar siswa.

Penerapan metode pembelajaran snowball throwing bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran Agribisnis Tanaman Buah. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, tugas, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data ini digunakan untuk memperoleh data-data mengenai peningkatan aktivitas belajar siswa setelah diterapkannya metode pembelajaran snowball throwing.

Hasil tindakan dari setiap siklus berdasarkan data-data yang diperoleh, menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar siswa setelah diterapkannya metode pembelajaran snowball throwing.  Hal ini terlihat dari meningkatnya aktivitas siswa dalam kegiatan belajar mengajar yang ditunjukkan adanya peningkatan aktivitas menyimak penjelasan guru dan ketua kelompok ( Visual avtivities) , membaca buku sumber  (visual activities),  menulis pertanyaan (writing activities), menjawab pertanyaan dari kertas yang didapatkan masing-masing siswa (oral activities) , menanggapi pernyataan (mental activities)  , dan  aktivitas mengeluarkan pendapat  (oral activities).

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Pendidikan bagi kehidupan manusia merupakan kebutuhan mutlak yang harus dipenuhi. Setiap manusia memiliki keinginan untuk memajukan kehidupannya, maka pendidikan merupakan salah satu sarana utama yang harus dipenuhi. Keinginan manusia untuk mencapai kemajuan hidup tidak mungkin tercapai jika manusia itu sendiri tidak berusaha keras meningkatkan kemampuannya seoptimal mungkin melalui proses pendidikan. Pada era globalisasi ini, jelas nyata terlihat bahwa semakin maju perkembangan teknologi maka sumber daya manusianya pun dituntut untuk ikut berkembang pula. Hal ini karena jika perkembangan zaman tidak disertai dengan perkembangan kualitas intelektual manusia-manusianya, maka akan terjadi kesenjangan yang berkepanjangan dalam berbagai bidang kehidupan. Salah satunya adalah bidang pendidikan. Pendidikan merupakan salah satu bentuk upaya sadar yang bertujuan untuk menyiapkan subjek pendidikan dalam menghadapi lingkungan yang terus mengalami perubahan.

Kenyataan di lapangan, kondisi ideal di atas khususnya dalam pembelajaran Agribisnis Tanaman Buah kurang mencerminkan. Pada pelaksanaannya guru cenderung menggunakan metode pembelajaran konvensional yang kurang melibatkan siswa dalam proses kegiatan belajar mengajar. Proses kegiatan belajar mengajar yang terjadi lebih didominasi oleh guru sedangkan siswanya hanya duduk diam dan mendengarkan saja tanpa diberi kesempatan yang luas untuk mengeksplorasi materi pembelajaran.

Dengan demikian metode pembelajaran yang digunakan oleh guru menentukan kegiatan belajar yang dilakukan oleh siswa.  Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penulis akan mencoba menerapkan suatu metode pembelajaran aktif dan menyenangkan yang diharapkan akan lebih meningkatkan aktivitas pembelajaran Agribisnis Tanaman Buah siswa sehingga pembelajaran Agribisnis Tanaman Buah yang selama ini dirasakan oleh siswa sebagai mata pelajaran yang membosankan bisa menjadi mata pelajaran yang menyenangkan dan memberikan manfaat bagi siswa.

Rumusan dan Batasan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang masalah di atas maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah guru merencanakan penerapan metode pembelajaran snowball throwing dalam upaya meningkatkan aktivitas belajar Agribisnis Tanaman Buah siswa di kelas XI-B SMK PP Negeri Sumedang?, Bagaimanakah guru melaksanakan tahapan-tahapan metode pembelajaran snowball throwing dalam upaya meningkatkan aktivitas belajar Agribisnis Tanaman Buah  siswa di kelas XI-B SMK PP Negeri Sumedang?, Bagaimana hasil penerapan metode pembelajaran snowball throwing  dalam upaya meningkatkan aktivitas belajar Agribisnis Tanaman Buah siswa di kelas XI-B SMK PP Negeri Sumedang?, serta Apa saja kendala yang dihadapi guru dalam penerapan metode pembelajaran snowball throwing  dalam upaya meningkatkan aktivitas belajar Agribisnis Tanaman Buah siswa di kelas XI-B SMK PP Negeri Sumedang?

Tujuan Penelitian

Tujuan khusus yang hendak dicapai, dijabarkan yaitu Menjelaskan perencanaan penerapan metode pembelajaran snowball throwing dalam upaya meningkatkan aktivitas belajar Agribisnis Tanaman Buah siswa di kelas XI-B SMK PP Negeri Sumedang, Mendeskripsikan pelaksanaan penerapan metode pembelajaran snowball throwing dalam upaya meningkatkan aktivitas belajar Agribisnis Tanaman Buah  siswa di kelas XI-B SMK PP Negeri Sumedang, Menganalisis hasil penerapan  metode pembelajaran snowball throwing dalam upaya meningkatkan aktivitas belajar Agribisnis Tanaman Buah siswa di kelas XI-B SMK PP Negeri Sumedang, Mengidentifikasi kendala-kendala  yang dihadapi guru dalam  menerapkan metode pembelajaran snowball throwing  sebagai  upaya untuk meningkatkan aktivitas belajar Agribisnis Tanaman Buah siswa di kelas XI-B SMK PP Negeri Sumedang.

LANDASAN TEORITIS

Metode Pembelajaran Snowball Throwing

Metode pembelajaran dapat diartikan sebagai cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran. Menurut Hakiim (2007: 156) “…secara umum penerapan metode pembelajaran meliputi empat kegiatan utama yaitu kegiatan awal yang bersifat orientasi, kegiatan inti dalam proses pembelajaran, penguatan dan balikan, dan penilaian”. Pada kegiatan orientasi, guru berupaya memfokuskan perhatian dan kesiapan siswa untuk mempelajari materi pembelajaran. Pada kegiatan inti, guru menggunakan metode-metode pembelajaran tertentu yang bertujuan memberi kemudahan bagi siswa untuk melakukan kegiatan belajar. 

Dari beberapa metode pembelajaran aktif, metode yang dipilih dalam penelitian ini adalah metode pembelajaran Snowball Throwing. Metode pembelajaran ini adalah metode pembelajaran aktif yang mudah diterapkan, melibatkan seluruh aktivitas siswa, serta bisa digunakan dalam semua mata pelajaran dan untuk semua tingkatan usia peserta didik. Selain itu, metode pembelajaran snowball throwing adalah metode pembelajaran yang menyenangkan karena selain bersifat metode pembelajaran aktif tetapi juga metode pembelajaran yang mempunyai sifat permainan sehingga diharapkan tidak hanya meningkatkan aktivitas siswa tetapi juga siswa bisa belajar Agribisnis Tanaman Buah dengan menyenangkan dan jauh dari rasa jenuh.

Kiranawati mengemukakan bahwa pengertian teknik Snowball Throwing dilihat dari sintaknya (Kiranawati,  2007) adalah: “…informasi materi secara umum, membentuk kelompok yang diwakili ketua kelompok untuk mendapatkan tugas dari guru kemudian  masing-masing siswa membuat pertanyaan yang dibentuk seperti bola (bola pertanyaan) lalu dilempar ke siswa lain kemudian masing-masing siswa menjawab pertanyaan dari bola yang diperoleh, menyimpulkan, refleksi, dan evaluasi”.

Aktivitas belajar dengan penerapan metode pembelajaran snowball throwing memungkinkan siswa untuk dapat melatih kecakapannya dalam berkomunikasi, dapat belajar bertanggung jawab, dan keterlibatan dalam proses pembelajaran. Metode pembelajaran snowball throwing ini diharapkan mampu meningkatkan aktivitas siswa di dalam kelas karena siswa dituntut untuk membuat pertanyaan dan menjawab pertanyaan siswa yang lain sehingga siswa akan lebih memperhatikan penjelasan dari guru dan ketua kelompok.  Pertanyaan yang harus diungkapkan siswa bukan pertanyaan yang sifatnya hafalan tetapi pertanyaan yang membutuhkan jawaban kritis dan analiti..

Adapun peningkatan aktivitas yang diharapkan dari penerapan metode ini adalah: (1) visual activities berupa aktivitas menyimak penjelasan guru dan ketua kelompok dan aktivitas  membaca buku referensi, (2) oral activities berupa aktivitas menjawab pertanyaan dan aktivitas mengeluarkan pendapat, (3) mental activites berupa menanggapi pernyataan, (4) writing activities berupa aktivitas menulis pertanyaan.

Peran Metode Pembelajaran Snowball Throwing Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa

Aktivita siswa dalam proses pembelajaran merupakan suatu hal yang penting karena berhubungan dengan peran siswa di dalam kelas. Dalam penelitian ini, yang menerapkan metode pembelajaran snowball throwing diharapkan mampu meningkatkan aktivitas siswa. Adapun peran metode pembelajaran snowball throwing untuk meningkatkan aktivitas siswa diantaranya berhubungan dengan  visual activities, oral activities, mental activites , dan writing activities. Visual activities berupa aktivitas menyimak penjelasan dari guru dan ketua kelompok serta menyimak ketika siswa lain menjawab pertanyaan, menanggapi dan berpendapat dan  aktivitas membaca referensi. Oral activities berupa aktivitas bertanya dan aktivitas mengeluarkan pendapat. Mental activites berupa menanggapi pernyataan. Writing activities berupa aktivitas menulis pertanyaan.

Metode Penelitian

Tahapan awal dari sebuah penelitian, terlebih dahulu seorang peneliti harus menentukan metode apa yang digunakannya. Hal ini dimaksudkan agar dapat mengarahkan dan menjadi pedoman bagi seorang peneliti dalam melaksanakan penelitian. Pemilihan metode penelitian pun harus tepat agar analisis penelitiannya mendapatkan hasil yang akurat.  Penelitian tindakan kelas merupakan salah satu cara yang strategis bagi guru untuk memperbaiki layanan kependidikan yang harus diselenggarakan dalam konteks pembelajaran di kelas dan peningkatan kualitas program sekolah secara keseluruhan.

Prosedur Penelitian

Prosedur penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan beberapa siklus. Tiap-tiap siklus dilaksanakan sesuai dengan perubahan yang dicapai. Sedangkan rangkaian kegiatan penelitian tindakan kelas ini diawali dengan pra penelitian untuk mengetahui aktivitas kegiatan belajar yang berlangsung, baik dari sisi siswa, guru, sarana, maupun lingkungan. Tahap yang dilakukan setelah pra penelitian adalah berdiskusi dengan guru Agribisnis Tanaman Buah sebagai kolaborator mengenai kondisi kelas dan permasalahan yang terjadi serta alternatif pemecahannya. Kemudian disusunlah perencanaan tindakan yang akan dilakukan.

Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini meliputi empat langkah, yaitu: (1) pengembangan planning (perencanan), (2) action (tindakan), (3) observation (pengamatan), dan (4) reflect (refleksi) dalam setiap siklus yang dilakukan secara intensif dan sistematis.

Teknik Pengumpulan Data

Data yang diperlukan dalam penelitian ini didapat dengan menggunakan beberapa metode untuk memperoleh data penelitian. Adapun metode-metode yang digunakan penulis dalam mengumpulkan data diantaranya, yaitu: Observasi dan Dokumentasi

Instrumen Penelitian

Data penelitian yang dibutuhkan adalah catatan aktivitas siswa pada pra penelitian maupun pada saat tindakan dilakukan. Adapun perangkat-perangkat yang digunakan penulis dalam mengumpulkan data diantaranya yaitu: Lembar panduan observasi, Angket atau kuesioner, Catatan lapangan (Field Note)

Teknik Pengolahan dan Analisis Data

Analisis data merupakan bagian yang penting dalam penelitian ini, sebab data mentah yang telah dikumpulkan oleh peneliti tidak ada gunanya jika tidak dilakukan analisis. Data yang baik adalah data yang valid. Suatu data dikatakan valid jika data tersebut dapat mengukur apa yang seharusnya diukur. Kegiatan yang bisa digunakan dalam meningkatkan validitas yaitu :Trianggulasi, Members Check dan Audit Trail

Berangkat dari permasalahan yang ditemukan dalam pra-penelitian maka sebelum melaksanakan penelitian, peneliti terlebih dahulu melakukan perencanaan pelaksanaan, hal tersebut dimaksudkan agar penelitian yang dilaksanakan dapat tersusun dengan baik dan dapat berjalan dengan lancar. Peneliti melakukan diskusi bersama guru mitra dalam perencanaan yang akan dilakukan dalam proses penerapan Metode yang telah diteliti.

Siklus I

  1. Perencanaan
  2.  Pelaksanaan
  3. Pengamatan Aktivitas Belajar Siswa dengan Menerapkan Metode Pembelajaran Snowball Throwing 

Aktivitas yang diukur berdasarkan tahapan pembelajaran menggunakan metode snowball throwing. Observasi aktivitas siswa dilakukan terhadap setiap siswa. Hasil observasi aktivitas siswa dapat dilihat dari table di bawah ini:

NoAspek yang diamatiPersentase
1Aktivitas menyimak (Visual activities)76.7%
2.Aktivitas membaca buku  sumber  (Visual activities)74.4%
3.Aktivitas menulis pertanyaan (Writing activities)92.2%
4.Aktivitas menjawab pertanyaan siswa lain (Oral activities)52.2%
5.Aktivitas menanggapi pernyataan (Mental activities)28.9%
6.Aktivitas mengeluarkan pendapat (Oral activities)24.4%

Siklus II

  1. Perencanaan
  2. Pelaksanaan

.

  • Pengamatan Aktivitas Belajar Siswa dengan Menerapkan Metode Pembelajaran Snowball Throwing 

Aktivitas yang diukur yaitu aktivitas berdasarkan tahapan pembelajaran dengan menggunakan metode snowball throwing. Observasi aktivitas siswa dilakukan terhadap setiap siswa. Hasil observasi aktivitas siswa pada siklus II dapat dilihat dari table di bawah ini :

NoAspek yang diamatiPersentase
1Aktivitas menyimak (Visual activities)87.8%
2.Aktivitas membaca buku  sumber  (Visual activities)80%
3.Aktivitas menulis pertanyaan (Writing activities)94.4%
4.Aktivitas menjawab pertanyaan siswa lain (Oral activities)61.1%
5.Aktivitas menanggapi pernyataan (Mental activities)36.7%
6.Aktivitas mengeluarkan pendapat (Oral activities)45.6%

Siklus III

  1. Perencanaan
  2. Pelaksanaan
  3. Pengamatan Aktivitas Belajar Siswa dengan Menerapkan Metode Pembelajaran Snowball Throwing 

Hasil observasi aktivitas siswa dapat dilihat pada tabel di bawah ini :

NoAspek yang diamatiPersentase
1Aktivitas menyimak (Visual activities)90.5%
2.Aktivitas membaca buku  sumber  (Visual activities)82.1%
3.Aktivitas menulis pertanyaan (Writing activities)96.8%
4.Aktivitas menjawab pertanyaan siswa lain (Oral activities)57.9%
5.Aktivitas menanggapi pernyataan (Mental activities)40%
6.Aktivitas mengeluarkan pendapat (Oral activities)43.1%

Analisis Hasil Penelitian

Selama dilaksanakan pembelajaran Agribisnis Tanaman Buah dengan menggunakan metode snowball throwing sebanyak 3 siklus, terdapat perubahan aktivitas belajar dibandingkan sebelum dilakukan metode snowball throwing. Keterlibatan siswa dalam pembelajaran tampak pada siklus I hingga siklus III  perubahan aktivitas meningkat secara pesat dilihat dari indikator yang dijadikan sebagai pedoman aktivitas belajar siswa yaitu aktivitas menyimak dengan fokus  penjelasan guru dan ketua kelompok (visual avtivities), membaca buku sumber secara fokus (visual activities),  menulis pertanyaan sesuai dengan materi yang dibahas  (writing activities), menjawab pertanyaan dengan tepat dari kertas yang didapatkan masing-masing siswa(oral activities), menanggapi pernyataan (mental activities), dan  aktivitas mengeluarkan pendapat  (oral activities).

Berdasarkan penelitian di dalam kelas aktivitas siswa dalam menyimak pembelajaran secara fokus dari siklus I hingga siklus  III mengalami peningkatan. Dari aktivitas menyimak pada penelitian siklus  I hingga siklus III didapatkan data sebagai berikut:

Aktivitas belajar siswa dalam aspek membaca mengalami peningkatan hingga tindakan ketiga.

Pada grafik di bawah ini digambarkan mengenai aktivitas siswa dalam membuat pertanyaan.

Berdasarkan hasil penelitian di lapangan mengenai aktivitas siswa dalam menjawab pertanyaan siswa secara tepat didapatkan data yang digambarkan dalam grafik berikut:

Grafik peningkatan aktivitas siswa dalam mengemukakan pendapat, yaitu:

Pada grafik di bawah ini didapatkan gambaran bahwa selama proses pembelajaran dengan menggunakan metode snowball throwing jumlah siswa yang mampu menanggapi semakin meningkat pada setiap siklus.

Analisis Seluruh Aktivitas Siswa Dalam Setiap Siklus

Adapun peningkatan aktivitas siswa dalam setiap siklusnya dapat dilihat dari grafik di bawah ini :

Kesimpulan dan Saran

Berdasarkan hasil penelitian penerapan metode pembelajaran snowball throwing dalam pembelajaran  Agribisnis Tanaman Buah yang telah dilakukan pada siklus I sampai III, telah memperlihatkan adanya perubahan aktivitas belajar siswa kelas XI-B SMK PP Negeri Sumedang. Perubahan-perubahan tersebut yakni adanya peningkatan aktivitas siswa selama mengikuti proses pembelajaran sejak siklus I  sampai siklus III. Aktivitas tersebut dapat dilihat dari aktivitas menyimak penjelasan guru dan ketua kelompok ( Visual avtivities) , membaca buku sumber  (visual activities),  menulis pertanyaan (writing activities), menjawab pertanyaan dari kertas yang didapatkan masing-masing siswa(oral activities) , menanggapi pernyataan (mental activities)  , dan  aktivitas mengeluarkan pendapat  (oral activities).  Dalam setiap siklusnya terlihat peningkatan keberanian siswa ketika mengungkapkan jawaban, menanggapi pernyataan dan mengeluarkan pendapat. Siswa pun sudah mulai tertarik mengikuti pembelajaran dengan terlihat serius ketika guru menjelaskan materi.

Berdasarkan hasil penelitian ini, maka peneliti memberikan beberapa saran yang dapat dijadikan masukan yang diharapkan dapar berguna bagi semua pihak yang berperan penting dalam dunia pendidikan. Adapun saran yang dapat peneliti sampaikan antara lain : Guru bisa menjadikan metode pembelajaran snowball throwing sebagai alternatif dalam kegiatan pembelajaran untuk mengatasi kondisi belajar siswa yang cenderung pasif, Penerapan metode pembelajaran snowball throwing ini hendaknya dapat memotivasi siswa untuk berperan aktif dalam pembelajaran.

Daftar Fustaka

Dahar, R.W. (1988). Teori-TeoriBelajar.Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Pengembangan Lembaga Kependidikan Tenagapendidik

Gandhi, H.W. dan Wangsa, T. (2011). Filsafat Pendidikan (Mazhab-azhab Filsafat Pendidikan).Yogyakarta:Ar-Ruzz Media.

Margono, S. (2010).Metodologi Penelitian Pendidikan.Jakarta: Rineka Cipta.

Sukardi. (2004). Metodologi Penelitian Pendidikan: Kompetensi dan Praktiknya. Jakarta: Bumiaksara.

Undang-Undang Republik Indonesia .Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional

Usman, U. (2000). Menjadi Guru Profesional.Bandung: Remaja Rosda Karya

Wiriaatmadja, R. (2007). Metode Penelitian Tindakan kelas. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Woolfolk, A. (2008). Educational Psychology, Active Learning Edition. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here