PEMBELAJARAN KOMPETENSI PEMBUATAN PERSEMAIAN DENGAN MODEL PBL MENINGKATKAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK KELAS XI ATPH

0
72
Spread the love

Oleh ARI KURNIARTI, S.P
SMK NEGERI 1 BULAKAMBA

Model pembelajaran ialah pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran di kelas ( Agus Suprijono, 2009 : 46 ). Model pembelajaran adalah kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu, dan berfungsi sebagai pedoman bagi para perancang pembelajaran dan para pengajar dalam merancang dan melaksanakan aktivitas belajar mengajar ( Udin Saripudin Winataputra, 1997 : 78 ).

Pembelajaran problem based learning ( PBL ) dimulai dengan memberikan masalah kepada siswa. Karena termotivasi oleh masalah yang menantang, maka siswa mengeksplorasi bekal pengetahuannya dan mengembangkannya sampai memperoleh solusi. Proses belajar mandiri seperti itu sama sekali berbeda dengan proses pengajaran konvensional. Pembelajaran problem based learning telah dibuktikan lebih efektif daripada pengajaran konvensional dalam memberikan kesempatan untuk mentransfer pengetahuan dan keterampilan dari kelas ke tempat kerja ( Stepien & Gallager, 1994 dalam Liu, 2005 ).

Metode ini merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang berusaha menerapkan masalah yang terjadi didunia nyata .dengan ini siswa akan berpikir kritis. Dengan ini siswa akan dilatih berpikir kritis untuk menemukan solusi ( Ruang Guru, 2017 )

Ada 6 ciri diantaranya :

  1. Kegiatan belajar dimulai dengan pemberian sebuah masalah
  2. Masalah yang disuguhkan masih berkaitan dengan kehidupan nyata para siswa
  3. Mengorganisasian pembahasan seputar masalah bukan disiplin ilmu
  4. Siswa diberi taggung jawab maksimal dalam menjalankan proses belajar secara langsung
  5. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil terjadi kolaborasi
  6. Siswa harus mendemonstrasikan kinerja yang sudah dipelajari

Menganalisis pembuatan persemaian adalah rangkaian Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Agribisnis Tanaman Sayuran Kelas XI pada Kompetensi Keahlian : Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura, yang merupakan Program Keahlian : agribisnis tanaman, dibawah Bidang Keahlian : Teknologi dan Rekayasa ( lampiran 1 Peraturan Dirjen Dikdasmen Kemendikbud Nomer 07 / D.D5 / KK / 2018 tentang Struktur Kurikulum SMK / MAK )

Penerapan Pembelajaran Kompetensi pembuatan persemaian dengan model Problem Based learning dapat meningkatkan kompetensi peserta didik  SMKN 1 Bulakamba Brebes dengan menggunakan 5 Sintak ( langkah ) pembelajaran sebagai berikut ( Arends 2012 : 114 ) :

  1. Orientasi Masalah
    Guru menyajikan masalah, yang sebelumnya dapat disajikan tujuan, proses dan motivasi pembelajaran.
  2. Organisasi Pembelajaran
    Guru membantu peserta didik memahami masalah yang disajikan terkait ‘apa yang diketahui’ tentang permasalahan tersebut, ‘apa yang perlu diketahui’ dan ‘apa yang perlu dilakukan’ untuk menyelesaikan masalah.
  3. Penyelidikan Individu dan Kelompok
    Guru membantu peserta didik untuk mengumpulkan informasi, data, konsep, pengetahuan, teori yang sesuai untuk alternatif penyelesaian masalahnya.
  4. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Penyelesaian Masalah
    Guru membantu peserta didik dalam menentukan penyelesaian masalah yang paling tepat diantara alternatif penyelesaian masalah yang peserta didik temukan. Peserta didik menyusun laporan penyelesaian masalah dalam bentuk gagasan, model atau paparan.
  5. Menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
    Guru membantu peserta didik untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap penyelidikan mereka dan proses – proses penyelesaian masalah yang dilakukan.

Hasil penerapan proses pembelajaran kompetensi dasar ATPH Menganalisis pembuatan persemaian dengan   menggunakan model PBL yang diterapkan pada kelas XI ATPH SMKN 1 Bulakamba Brebes mampu menarik perhatian dan minat siswa sehingga dapat meningkatkan hasil pencapaian kompetensi baik pengetahuan dan keterampilan.

Pembelajaran PBL memberikan dorongan peserta didik dalam peningkatan pencapain karakter ( PPK ) diantaranya percaya diri, integritas, dan mandiri serta melatih pencapaian ketrampilan kritis, kreatif, kolaboratif dan komunikatif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here