Spread the love

Oleh : Yulia Intan Permatasari, S.Pd

(Guru SMK Pasundan Cianjur)

Sekolah merupakan salah satu tempat favorit bagi siswa-siswi di samping kamar pribadi dan kafe, tempat mereka bertukar fikiran dengan teman yang sehati. Di sekolah, mereka tentunya mengeluarkan semua kreativitas dan semangat belajar untuk mecapai cita-citanya. Bertemu teman kadang-kadang menjadi tujuan utama mereka dan bagi sebagian siswa itu merupakan penyemangat untuk datang ke sekolah. Kebahagian dan keceriaan selalu terpancar dari wajah mereka ketika berkumpul di ruang kelas.

Berbagai kegiatan di sekolah dengan segala fasilitasnya merupakan daya tarik bagi siswa, baik untuk tingkat sekolah dasar sampai ke tingkat atas tidak terkecuali untuk siswa SMK. Sekolah merupakan tempat mereka mengkomunikasikan keinginan dan harapannya kepada guru, teman dan semua perangkat sekolah. Mereka belajar bersosialisasi yang baik, berdisiplin, tata karma dan etika sopan santun di sekolah. Hal demikian dipraktikan dalam sholat berjamaah dan kepatuhan kegiatan keagamaan lainnya. Komunikasi langsung dengan siswa memberikan energi positif bagi kita, baik guru ataupun siswanya sendiri.

Banyak siswa yang menghabiskan waktunya di sekolah karena mereka merasa senang dan nyaman. Meskipun waktu belajar telah selesai mereka masih meluangkan waktu untuk hanya sekedar bercanda dengan teman ataupun melakukan aktifitas menarik lainnya. Teringat ungkapan masa sekolah adalah masa yang paling indah.

Sekitar Pebruari 2020, dunia dikejutkan oleh kejadian di Wuhan Cina, bahwa telah terjadi wabah virus yang kita kenal dengan sebutan virus corona (Covid 19). Virus ini telah menyebabkan banyak orang menderita bahkan tidak sedikit yang meninggal. Berita tersebar ke seluruh dunia tidak terkecuali sampai ke Indonesia. Kita merasa ngeri mendengar dan melihat berita tersebut. Serasa sekejap mata wabah itu telah menyebar ke negara lain, di Italia bahkan jumlah korban telah melebihi Wuhan sendiri. Dan akhirnya wabah itu sampai juga ke Indonesia. Hari demi hari semakin banyak korban.

Guna mencegah penyebaran Covid 19 pada satuan pendidikan di Jawa Barat, Kepala Dinas Pendidikan Jabar mengimbau pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dirumah masing-masing mulai 16 Maret 2020. Pembelajaran dilakukan melalui daring (online). Tetapi banyak sekolah yang belum siap dengan sistem pembelajaran online, karena keterbatasan siswa yang harus menyiapkan handphone, laptop atau computer. Guru harus memastikan siswa tetap mengikuti pembelajaran meskipun berada di rumah. Tentu saja kerjasama dengan para orang tua sangat penting.

Untuk tercapainya kegiatan belajar online, guru dituntut untuk lebih kreatif membuat media pembelajaran yang menarik bagi siswa. Selain menarik tentu saja harus mudah dipahami oleh siswa meskipun mereka belajar sendiri. Minggu pertama siswa masih beradaptasi dengan pembelajaran daring ini. Banyak yang masih bingung ketika mereka harus belajar melalu Google classroom, Zoom meeting. Seiring berjalannya waktu dan dengan pendekatan serta pengarahan guru akhirnya mereka mulai terbiasa dengan pembelajaran jarak jauh ini.

Banyak hal positif dari pembelajaran jarak jauh ini, diantaranya siswa lebih mandiri tentunya, lebih kreatif dan rasa ingin tahunya juga meningkat. Ketika mereka kurang paham atau ketika diberikan pertanyaan, mereka browsing terlebih dulu. Beragam aplikasi yang bisa gunakan untuk membuat tugas yang menjadi lebih menarik, misalnya ketika harus membuat poster atau iklan.

Pembelajaran daring tidak terlepas dari jaringan internet. Memang ada keluhan dari siswa ketika meraka harus melakukan pembelajaran secara daring ini. Biasanya keluhan yang sering mereka ungkapkan adalah keterbatasan kuota, karena banyak siswa dengan keterbatasan keuangan. Beberapa orang tuapun mengeluhkan hal serupa. Selain itu, bagi sebagian siswa yang tinggal di tempat terpencil mendapat gangguan jaringan. Permasalahan ini disiasati dengan membuat media pembelajaran yang tidak terlalu banyak menggunakan kuota. Misalnya tidak terlalu banyak memberikan materi dalam bentuk video, dan chat melalui whatsapp group memang lebih sedikit mengunakan kuota.

Belajar tatap muka tentunya sangat berbeda dengan daring. Pendekatan kepada siswa ketika menyapa dan mengajak untuk belajar dapat lebih menyentuh. Seringkali mereka mengeluhkan ingin sekali bertemu guru, teman dan belajar tatap muka. Mereka tentunya sudah sangat kangen dengan suasana di sekolah. Bahkan ketika mereka masuk tahun ajaran baru, banyak diantaranya masih belum saling mengenal satu sama lain setelah pembelajaran berjalan beberapa minggu.

Kegagalan pembelajaran online memang bisa dirasakan, dengan dilihatnya semangat belajar siswa yang mulai mengendor mungkin karena sudah mulai jenuh dan bosan tinggal di rumah, dan juga model pembelajaran yang monoton merupakan salah satu faktor siswa tidak mau mengikuti pembelajaran online. Tetapi semua ini harus dilaksanakan agar proses pembelajaran dapat berjalan lancar dan siswa aktif mengikuti pembelajaran walaupun dalam kondisi pandemi Covid 19. Tugas guru tentunya meyakinkan siswa untuk selalu semangat belajar, mereka harus selalu bersyukur dan menjalankan protokol kesehatan agar pandemi ini cepat berakhir, dan kegiatan belajar bisa berjalan seperti sedia kala. 

Semua yang menunjang terlaksananya pembelajaran daring harus ditingkatkan lagi, yang terpenting adalah jaringan internet yang stabil, aplikasi dengan platform yang ramah pengguna. Sangat diharapkan pemerintah memberikan kebijakan dengan membuka aplikasi gratis untuk membantu proses pembelajaran ini. Guru-guru pun bisa meningkatkan pengetahuannya tentang cara-cara pembuatan media pembelajaran yang lebih menarik, mengatasi psikologi anak untuk tetap semangat belajar selama masa pandemi ini. Banyak kegiatan webinar yang diadakan untuk meningkatkan dan menambah pengalaman guru dalam menghadapi pembelajaran dimasa pandemi.

Semoga guru, siswa dan juga orang tua selalu semangat menghadapi dan menjalani pembelajaran daring ini. Saling menguatkan, guru semakin kreatif, siswa selalu semangat belajar dan kita bisa melewati masa pandemi ini dengan kuat dan sehat. Aamiin Yaa Robbal Alamiin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here