PEMBELAJARAN DARING PENJAS, KONSEP DIRI, PANDEMI COVID-19

0
120
Spread the love

oleh:
Muhamad Adam Niga Nugraha, S.Pd., M.Si
Guru SMK Negeri 1 Cugenang

Pembelajaran menjadi salah satu kewajiban utama guru dalam menuntaskan tugasnya, pembelajaran diartikan sebagai setiap upaya yang sistematik dan sengaja untuk menciptakan agar terjadi kegiatan interaksi edukatif antara dua pihak yaitu antara peserta didik sebagai warga belajar dan pendidik sebagai sumber belajar yang melakukan kegiatan pembelajaran, berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran sebagai suatu proses perspektif guru dalam melihat sesuatu dengan cara tertentu pada proses interaksi antara siswa baik dengan guru maupun dengan sumber belajar untuk saling bertukar informasi.

Pembelajaran dalam pendidikan jasmani pada hakikatnya suatu proses pembelajaran yang memanfaatkan aktivitas fisik untuk menghasilkan perubahan holistik, perubahan tersebut di capai melalui teori belajar gerak meliputi cognitive stage, associative stage dan autonomous stage, terdapat mata pelajaran teori dan praktik dalam kurikulum pendidikan jasmani di satuan pendidikan, oleh karena itu guru di tuntut pandai memilih desain dan konsep pembelajaran agar menghasilkan pembelajaran yang efektif sesuai dengan kebutuhan dan karakter siswa.

Kebutuhan pendidikan pada era 4.0 bahkan sekarang di era 5.0, tidak bisa lepas dari intervensi teknologi baik dalam hal mengelola administrasi, kurikulum dan proses belajar mengajar, oleh sebab itu seorang guru di tuntut harus melek Informasi and Technology (IT), hal ini di karenakan adanya perubahan yang berlangsung sangat cepat dan di akibatkan oleh tuntutan-tuntutan, dan kebutuhan yang berbasis digitalisasi di era disrupsi ini, era disrupsi merupakan sebuah fenomena bergesernya atau berubahnya aktifitas masyarakat yang awalnya dilakukan di dunia nyata beralih menjadi ke dunia maya.

Demikian peristiwa ini terjadi pada masyarakat akademik pada sektor dunia pendidikan di tengah pandemi covid 19, gurupun di tuntut harus beriringan dengan keduanya, pandemi diartikan sebagai wabah yang yang berjangkit di wilayah yang sangat luas dan biasanya mempengaruhi sebagian besar populasi dan didistribusikan atau terjadi secara luas di seluruh wilayah, negara, benua atau global, wabah penyakit yang masuk dalam kategori pandemi adalah penyakit yang menular dan memiliki garis infeksi yang berkelanjutan, akibat dari pandemi ini di keluarkannya maklumat dan fatwa yang menegaskan untuk menjalankan sosial distancing
bahkan physical distancing.

Upaya tersebut dilakukan dengan tujuan untuk memutus rantai penularan dan penyebaran covid 19, dalam teknisnya pemerintah menghimbau untuk segala aktivitas dilakukan secara Work From Home (WFH). Menyikapi hal tersebut, mau tidak mau seorang guru harus siap merancang ulang pembelajaran yang awalnya berbasis dunia nyata menjadi dunia maya, walaupun hal ini dianggap biasa bagi sebagian kalangan, akan tetapi tidak semua guru pernah melakukan pembelajaran online, bahkan sebagian guru masih meraba-raba dalam penggunaan platform online seperti google classroom, Edmodo, googleform, platform meet online seperti zoom cloud meetings, cisco webex, googlemeet, dan beberapa aplikasi lainnya yang dapat menunjang pembelajaran online, melalui antologi ini penulis mencoba menuangkan serta menginterpretasikan apa yang menjadi pengalamannya dalam pembelajaran online selama pandemi.

Mata pelajaran yang tengah di ampu penulis semasa pandemi terdiri dari mata pelajaran PJOK pembelajaran kebugaran jasmani, dan pola hidup sehat, sempat kebingungan awal memulai pembelajaran daring di kala saat itu work from home mulai di berlakukan, tetapi seiring dengan banyaknya surat edaran dan informasi yang memberikan masukan terkait platform online yang bisa digunakan dalam pembelajaran, sehingga penulis memutuskan untuk memilih platform google classroom yang dirasa efektif digunakan sebagai media belajar online, selain itu google classroom memiliki penjadwalan tugas yang bias kita setting jauh hari sebelum kita melakukan pembelajaran online serta bisa diatur masa tenggang (due date) tugas yang akan kita berikan
kepada siswa, tatap muka online penulis agendakan di akhir pertemuan menjelang ujian akhir semester menggunakan aplikasi zoom untuk merefleksikan semua materi pembelajaran.

Presensi setiap pertemuan, penulis fasilitasi dengan menggunakan manual yang mengumpulkan tugas, teknis ujian akhir semester penulis menggunakan aplikasi google form untuk mengevaluasi pembelajaran selama satu semester, pembelajaran kebugaran jasmani, merupakan mata pelajaran berbasis praktik maka dari itu tidak memungkinkan bagi siswa untuk melakukan praktik di rumah atau di daerahnya masing-masing karena faktor keselamatan dan kendala keterbatasan alat, oleh karena itu setiap pokok bahasan dan intruksi tugas di sampaikan dengan jelas melalui google classroom dengan mentautkan link video materi yang bisa di analisis oleh siswa, adapun tujuan dan capaian pembelajaran siswa mampu menjelaskan dan mengetahui cara melakukan teknik tersebut dengan baik dan benar.

Tugas yang di sampaikan dikerjakan langsung melalui aplikasi google class room di bagian class work yang telah di buat oleh guru di setiap pertemuannya, teknis penilaian menggunakan penilaian acuan patokan dengan prinsip belajar tuntas, suatu penilaian dikatakan PAP jika mengacu pada kriteria pencapaian tujuan pembelajaran yang telah di buat oleh guru sebelumnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here