MENILIK POTENSI DAN PERAN BANK SYARIAH INDONESIA (BSI )
DALAM PEMULIHAN PASCA PANDEMI

0
297
Spread the love

Oleh: Balqis,dkk
(Department Human Resources Development (HRD))

FORDES UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Indonesia menduduki peran penting dalam industri perbankan syariah hal ini ditandai dengan mergernya bank BUMN Syariah yaitu Bank Syariah Mandiri, Bank Rakyat Indonesia Syariah dan Bank Negara Indonesia Syariah. Salah satu penopang utama ekonomi dan keuangan syariah di negara ini adalah perbankan syariah. Saat ini 89,26% asset lembaga keuangan syariah merupakan kontribusi dari perbankan syariah.

Bank Syariah Indonesia (BSI) adalah lembaga perbankan syariah. Bank ini berdiri pada 01 Februari 2021 pukul 13.00 WIB. Bank ini merupakan hasil merger anak perusahaan BUMN bidang Perbankan diantaranya Bank Rakyat Indonesia Syariah, Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah.

Bank Syariah Indonesia telah mendapat izin dari OJK dengan Nomor: SR-3/PB.1/2021 tanggal 27 Januari 2021 perihal pemberian izin penggabungan PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank BNI Syariah ke dalam PT Bank BRISyariah Tbk serta izin perubahan nama dengan menggunakan izin usaha PT Bank BRISyariah Tbk menjadi izin usaha atas nama PT Bank Syariah Indonesia Tbk sebagai bank hasil penggabungan.

Berdirinya Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi sejarah baru bagi perkembangan ekonomi syariah di Indonesia. Sudah seharusnya bagi Indonesia untuk dapat menjadi Negara terdepan dalam hal perkembangan ekonomi Syariah hal ini berdasarkan mayoritas agama penduduk di Indonesia yaitu Agama Islam. Tapi, meski berlandaskan pada prinsip ekonomi dan keuangan syariah, operasional BSI tidak hanya terbuka bagi umat muslim saja, bank syariah ini dapat diikuti oleh nasabah dari berbagai kalangan.

Berdasarkan data The State of Global Islamic Economy Indicator Report 2020 menyebutkan ekonomi syariah Indonesia berada di urutan ke-4 dunia. Sepanjang tahun kinerja perbankan syariah di Indonesia stabil. Kehadiran Bank Syariah Indonesia akan memberi multiplier effect yang signifikan pada upaya pemerintah untuk memulihkan ekonomi nasional pasca pandemic covid-19.

Dilansir dalam wartaekonomi.co.id menurut direktur PT Anugerah Mega Investama sekaligus dosen FEB Trisakti dan MET Atmajaya Hans Kwee berpendapat bahwa, merger bank syariah membawa sentiment positif untuk para pelaku usaha maupun investor di pasar saham. Merger yang sudah kuat akan melahirkan entitas yang unggul dan memiliki potensi serta membawa dampak positif bagi pemulihan ekonomi tahun ini. Entitas hasil merger BSI dapat berkontribusi pada pembiayaan infrastrktur. Peran bank syariah akan memperluas pembiayaan pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pertumbuhan aset industri keuangan syariah mencapai 21,48% menjadi Rp 1.770,32 triliun. Jumlah ini mencakup aset yang dimiliki industri perbankan syariah sebesar Rp 593,35 triliun, pasar modal syariah Rp 1.063,81 triliun, dan industri keuangan non bank (IKNB) syariah Rp 113,16 triliun. Melihat angka-angka tersebut di tengah krisis ini dapat disimpulkan bahwa sistem ekonomi dan keuangan syariah telah mampu bertahan dan bisa tumbuh positif di tengah krisis ekonomi.

BSI juga diharapkan mampu menarik minat kaum milenial untuk menjadi nasabahnya, terutama dengan pemanfaatan teknologi digital. Mengingat saat ini generasi milenial tercatat populasi yang besar dalam penduduk di Indonesia.

Peran BSI

Menurut Dr Irfan Syauqi Beik, adapun tiga peran yang bisa dijalankan BSI, sebagai berikut:

  1. Market Penetration Leader

Dalam hal ini BSI diharapkan menjadi energi yang akan menggerakkan industry perbankan syariah untuk melakukan penetrasi pasar perbankan bisa naik dari kisaran 6% saat ini. Diharapkan pangsa pasar bisa menembus angka dua digit dalam waktu 5 tahun yang akan datang.

  • Value Transmitter

Diharapkan menjadi pemancar nilai-nilai ekonomi dan keuangan syariah, bukan hanya pada industri perbankan saja, tapi seluruh sektor perekonomian nasional karena akan mewarnai dan memperkuat ekosistem perekonomian yang sejalan dengan lima pilar yaitu maqashid syariah. Transformasi nilai-nilai ekonomi syariah yang bersifat inklusif diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan mendasar dalam perekonomian seperti kemiskinan dan kesenjangan.

  • Innovation Center

Keberadaan BSI diharapkan mampu mendorong lahirnya beragam inovasi yang akan memperkuat kualitas perbankan syariah nasional, sekaligus meningkatkan daya saing bank syariah pada level global.

Harapannya, dengan adanya BSI dapat menjadi tonggak baru perekonomian Indonesia. Sebaiknya kita tidak ingin hanya menjadi follower, melainkan juga harus bisa menjadi leader dunia. Semoga dengan lahirnya Bank Syariah Indonesia dapat mendorong tumbuhnya ekonomi syariah sekaligus membantu pemulihan ekonomi Pasca Pandemi.

Referensi :

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Bank_Syariah_Indonesia, diakses pada tanggal 11 Februari 2021, pukul 20.30 WIB.

https://www.idxchannel.com/market-news, diakses pada tanggal 11 Feburari 2020, Pukul 21.20 WIB.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here