MENGENDALIKAN EMOSI SESAAT

0
33
Spread the love

Penulis: H. Dadang, S.Pd
(Guru SMKN 1 Cikalongkulon)

Emosi diartikan sebagai dari reaksi terhadap situasi tertentu yang dilakukan oleh tubuh. Hal yang biasa memiliki kaitan dengan aktivitas berfikir (kognitif) seseorang, yaitu sifat dan insensitas dari emosi, yang dikarenakan hasil dari persepsi akan situasi yang terjadi. Kejadian ini biasanya terjadi secara tiba-tiba dan mengagetkan sehingga timbul sesuatu yang tidak bisa dikendalikan.

            Emosi diartikan pula sebagai impuls yang muncul akibat dari suatu rangsangan dari dalam maupun dari luar. Emosi bermacam-macam , seperti emosi sedih, emosi marah, emosi bahagia , dan bentuk emosi lainnya.

Emosi meledak-ledak, tanda mental yang tidak stabil ?

            Merupakan kekecewaan dengan amarah bukan menjadi sesuatu hal yang salah dilakukan. Sebaiknya memedam emosi dan amarah sesuatu yang tidak boleh karena hai ini akan menimbulkan permasalahan baru yang akan terjadi pada diri kita. Memendam emosi dan amarah akan menimbulkan terjadinya gangguan kesehatan pada tubuh kita. Hal ini perlu kita lakukan akan tetapi kita haruslah berbuat sesuatu agar emosi dan amarah itu bisa kita kendalikan.

            Meluapkan emosi dan amarah boleh saja, akan tetapi kita harus bisa mengendalikannya agar emosi dan amarah itu tidak di biarkan hingga meledak-ledak. Emosi yang meledak-ledak sering terjadi secara tiba-tiba dan diakibatkan oleh permasalahan sepele yang secara tiba-tiba muncul dengan sendirinya dan kita berpikir bahwa permasalahan yang menyebabkan hal itu terjadi yang kita lakukan itu baik menurut kita, padahal sesuatu perbuatan yang kita lakukan merurut kita baik belum tentu baik menurut orang lain. Dari kejadian seperti itulah di antaranya bahwa emosi dan amarah biasanya bisa terjadi.

            Tak sebatas berkata-kata kasar, seseorang yang meledak-ledak emosinya juga cenderung akan berlaku kasar kepada orang lain, seperti misalnya kita melakukan perbuatan fisik terhadap orang lain, misalnya menampar, memukul atau menendang. Inilah mengapa sering sekali terjadi tindak kekerasan dalam kehidupan sehari-sehari, contohnya terjadi di lingkungan perndidikan, dalam rumah tangga atau terhadap pasangan.

            Lalu, benarkan emosi yang meledak-ledak adalah tanda mental tidak stabil ? Ya, memang benar, seseorang yang marah atau emosi belebihan pasti ada penyebabnya sehingga hal ini bisa terjadi, tak mungkin ada api kalau tidak ada asap. Amarah atau Emosi yang berle- bihan terjadi dikarenakan ada hal yang mengganggu kesehatan dan mentalnya. Kondisi ini sering dikaitkan dengan banyaknya beban pikiran yang menjurus pada terjadinya stress dan depresi.

            Pada kasus terjadinya kekerasan akibat luapan emosi yang tak terkendali, ini terjadi dikarenakan ada ketidakseimbangan hormone serotonin pada otak pengidap, inilah mengapa seseorang yang melakukan kekerasan selalu dikaitkan dengan depresi, karena memunculkan gejala yang sama.

Apa saja yang membuat emosi seseorang tak terkendali ?

            Emosi seseorang menjadi tak terkendali dan membuat mereka marah hingga meledak-ledak  ? Beberapa penyebabnya yaitu kurang tidur, kondisi tubuh yang tidak setabil, dan stres. Dari ketiga penyebab tadi jika kita bisa mengatasinya maka amarah dan emosi akan dapat terkendalikan. Nah beberapa cara berikut ini mungkin bisa kamu coba supaya emosi dan amarah kamu tidak berlebihan.

            Saat emosi kamu sudah tidak bisa ditahan, cara pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan cara menarik napas sedalam mungkin dengan berulang kali. Cara ini disinyalir dapat menurunkan tekanan darah sekligus obat penenang alami. Selain menarik napas seda- dalam-dalamnya ada juga hal lain yang harus kita lakukan yaitu jangan pernah dendam, dan harus pula berpikir sebelum berbicara.

            Alih-alih marah dan mengutamakan emosi, lebih baik membuang jauh-jauh dendam yang ada dalam diri kita. Bahkan akan jauh lebih baik jika kamu langsung memaafkan dan berpikir bahwa tak semua orang akan bersikap seperti yang kamu mau. Memlihara dendam justru akan membuat kamu merasa tidak adil terus-menerus.

            Saat sedang diliputi emosi dan kemarahan , kamu cenderung akan berbiacara semaunya tanpa memikirkan efek baik dan buruknya. Mulai saat ini, kita harus dapat mengendalikan amarah dan emosi tersebut, semarah apapun sebaiknya dipikirkan terlebih dahulu sisi positif dan baiknya, pkirkanlah baik-baik ucapan yang akan diucapkan sebelum di utarakannya. Asal bicara justru akan membuat suasana semakin keruh dan “panas”. Nah sekarang kita sudah tahu bahwa amarah dan emosi yang berlebihan adalah salah satu tanda bahwa mental kita tidak stabil. Jagalah agar mental kita stabil dengan memperhatikan beberapa aspek yang telah diutarakan di atas.

Demikianlah tulisan yang dapat saya sampaikan, mudah-mudahan bermanfaat.

Wassalam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here