MEMENUHI KEBUTUHAN VITAMIN A DENGAN MEMBUDIDAYAKAN SAYURAN WORTEL

0
36
Spread the love

Oleh Solihin, M.P
(Guru Produktif SMKN 1 Cikalongkulon)

Tahukah anda, ada sejenis sayuran yang mempunyai rasa manis, segar dan enak. Sayuran ini bisa membuat matamu sehat dan badanmu kuat, apalagi rambut dan kulitmu, dialah yang merawatnya. Ya, sayuran ini mempunyai nama wortel.

Wortel / carrots (Daucus carota L.) bukan tanaman asli Indonesia, berasal dari negeri yang beriklim sedang (sub-tropis) yaitu berasal dari Asia Timur Dekat dan Asia Tengah, ditemukan tumbuh liar sekitar 6500 tahun yang lalu. Rintisan budidaya wortel pada mulanya terjadi di daerah Timur Tengah, menyebar luas ke kawasan Eropa, Afrika, Asia dan akhirnya menyebar ke seluruh bagian dunia yang telah terkenal pertaniannya.

Di Indonesia budidaya wortel pada mulanya hanya terkonsentrasi di Jawa Barat yaitu daerah Cipanas dan Lembang. Namun dalam perkembangannya menyebar luas ke daerah-daerah sentra sayuran di Jawad an Luar Jawa.

Berdasarkan hasil survei pertanian hasil tanaman sayuran di Indonesia (BPS, 1991) luas areal panen wortel nasional mencapai 13.398 hektar yang tersebar di 16 propinsi yaitu; Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bengkulu, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Bali, NTT, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku dan Irian Jaya.

Dalam Taksonomi tumbuhan, wortel diklasifikasikan sebagai berikut:
Kingdom : Plantae (tumbuh-tumbuhan)
Divisi : Spermatophyta (tumbuhan berbiji)
Sub-Divisi : Angiospermae
Klas : Dicotyledonae
Ordo : Umbelliferales
Famili : Umbelliferae (Apiaceae)
Genus : Daucus
Spesies : Daucus carota L.

Tanaman wortel banyak ragamnya, tetapi bila dilihat dari bentuk umbinya dapat dipilih menjadi 3 golongan, yakni;

  1. Tipe Chantenay, berbentuk bulat panjang dengan ujung yang tumpul.
  2. Tipe Imperator, berbentuk bulat panjang dengan ujung runcing.
  3. Tipe Nantes, merupakan tipe gabungan antara imperator dan chantenay.

Dari ketiga kelompok tersebut, varietas yang termasuk ke dalam kelompok chantenay yang dapat memberikan hasil (produksi) paling baik, sehingga paling banyak dikembangkan. Tanaman wortel membutuhkan lingkungan tumbuh yang suhu udaranya dingin dan lembab. Di negara-negara yang beriklim sedang (sub-tropis), perkecambahan benih  wortel membutuhkan suhu udara antara 15,6 – 21,1. Di Indonesia, wortel umumnya ditanam di dataran tinggi pada ketinggian antara 1000 – 1200 meter diatas permukaan laut (mdpl). Meskipun demikian wortel dapat pula ditanam di dataran medium yang ketinggiannya lebih dari 500 mdpl, namun produksi dan kualitasnya kurang memuaskan (Rukmana, 1995). Prospek pengembangan budidaya wortel di Indonesia amat cerah.

Selain keadaan agroklimatologis wilayah nusantara cocok untuk wortel, juga akan berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan petani, perbaikan gizi masyarakat, perluasan kesempatan kerja, pengembangan agribisnis, pengurangan import dan peningkatan eksport. Produktivitas wortel di Indonesia masih rendah, hal ini dikarenakan masih terbatasnya varietas wortel unggul dan teknik budidaya yang belum intensif, dan hasil penelitian komoditas wortel relative masih terbatas. Dalam memenuhi kebutuhan Vitamin A untuk keluarga, kita bisa membudidayakan tanaman sayuran wortel di lahan tempat tinggal kita. Tanaman wortel ini bisa ditanam di dalam pot, atau langsung di tanah. Selain lingkungan hijau, segar, dan hasilnya bias meningkatkan gizi keluarga, terutama terpenuhinya kebutuhan Vitamin A. Selamat mencoba dan bercocok tanam dengan bahagia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here