Maaf, Tolong, dan Terima Kasih

0
23
Spread the love

Oleh Lisa Marshella Adriani
Siswi X OTKP 1 SMKN 1 Cikalongkulon

Ketiga kata di atas, yaitu maaf, tolong dan terima kasih tentu sudah sangat familiar di telinga kita. Dan sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Terdengar sederhana namun, terkadang hal-hal sederhana itu adalah hal yang kerap mudah disepelekan. Namun, siapa sangka hal sepele itu bisa saja menjadi tolok ukur penilaian orang lain terhadap sikap dan kepribadian kita. Misalnya ketika kita mengucapkan maaf, tolong, dan terima kasih.

Ketiga kata itu terlihat sederhana. Namun, kita harus membiasakan mengucapkan hal itu, beberapa sumber mengatakan bahwa orang yang terbiasa mengucapkan ketiga kalimat itu adalah ciri-ciri orang yang memiliki kepribadian yang baik.

Sebagai makhluk sosial, kehidupan kita tentu tak lepas dari interaksi sesama manusia, kita tak dapat hidup sendiri. Nah, dalam interaksi tersebut kita harus terbiasa melibatkan ketiga kata tersebut. Ucapkan maaf, apabila dirasa melakukan kesalahan terhadap orang lain. Baik itu kesalahan yang disengaja maupun tidak. Seperti yang kita semua ketahui, manusia itu tak pernah luput dari yang namanya kesalahan, maka sudah seharusnya ketika melakukan kesalahan harus mengucapkan maaf kepada orang lain.

Bukan hanya itu, kata maaf yang diucapkan seseorang ternyata membawa dampak yang sangat besar lho. Misal, ketika kamu memiliki hubungan yang merenggang dengan seseorang. Mengucapkan kata maaf terlebih dahulu dapat memperbaiki hubungan itu. Meredam emosi juga kemarahan seseorang. Akan tetapi ada sebuah penghalang untuk terucapnya kata maaf ini, istilahnya sering dikenal dengan gengsi. Mengucapkan kata maaf akan terasa mudah, tapi bagi seseorang yang belum bisa melawan gengsi dan rasa egonya tentu akan sulit. Namun, itu tidak akan terjadi bila kita dapat mengalahkan rasa gengsi pada diri kita.

Kedua adalah kata tolong. Biasanya kita akan mengucapkan kata ini apabila membutuhkan bantuan dari seseorang. Dengan mengucapkan tolong, orang yang dimintai bantuan akan sangat merasa senang hati membantu kita, kenapa? Beberapa sumber juga mengatakan bahwa dengan kita mengucapkan tolong, orang yang dimintai bantuan akan merasa lebih dihargai. Kalaupun orang itu tidak dapat membantu kita, biasanya mereka akan menolak secara halus.

Dan kata terima kasih diucapkan sebagai bentuk apresiasi kepada orang yang telah membantu kita. Dan tidak hanya itu terima kasih juga diucapkan apabila seseorang memberi kita sesuatu.

Ketiga kata tersebut perlu diucapkan dengan tulus. Bila tidak, maka itu akan terkesan seperti kamu yang hanya basa basi dan tidak menghargai orang lain. Ketika meminta tolong, maka harus dengan nada yang sopan dan pelan, jangan sampai menggunakan nada tinggi yang terkesan memerintah. Apalagi menggunakan nada yang ketus.

Bila mengucapkan kata maaf, biasakan menggunakan suara yang pelan dan usahakan tidak mengulangi kesalahan yang sama. Dan bila mengucapkan kata terima kasih ucapkan dengan wajah yang tulus dan senyum. Pembiasaan mengucapkan ketiga kata tersebut harus dibiasakan sejak dini, agar kedepannya bisa terbiasa. Baik dilingkungan terkecil seperti keluarga, lingkungan sekolah dan dalam masyarakat. Jangan sampai budaya dan kebiasaan mengucapkan ketiga kata ini hilang. Dan jangan sampai menjadi orang yang enggan mengucapkan maaf, tolong, dan terima kasih. Sekecil apapun kita meminta bantuan pada orang lain, maka harus di awali dengan mengucapkan tolong. Hal itu juga berlaku pada kata maaf dan terima kasih. Sekecil apapun kita melakukan kesalahan maka harus mengucapkan kata maaf. Dan sekecil apapun orang lain membantu kita maka sebisa mungkin kita harus mengucapkan terima kasih. Jadi, mari biasakan mengucapkan kata tersebut dan libatkan dalam kehidupan sehari-hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here