HARKITNAS : SAATNYA GURU BANGKIT, MENJADI GURU LITERATE DI TENGAH PANDEMI

0
93
Spread the love

Oleh: Lani Ardiani, ST.Gr, Pengajar APHP SMKN 1 Cikalongkulon

Setiap tanggal 20 Mei bangsa Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional (HARKITNAS), dan selalu menjadi momentum untuk bangsa Indonesia bangkit ke arah  yang lebih baik. Perayaan HARKITNAS tahun-tahun  sebelumnya biasanya dirayakan dengan upacara kenaikan bendera baik di Intansi-Instansi ataupun di Institusi Sekolah hampir di seluruh pelosok negeri. Lain halnya tahun ini Indonesia khusunya dan Dunia umumya masih dilanda pandemic Covid-19 yang menharuskan kita untuk tidak berkerumun, menjaga jarak dan mematuhi sejumlah prokes yang ditentukan, termasuk di sekolah dan dunia pendidik

Dunia pedidikanpun melakukan segala upaya untuk mencegah penyebaran Virus yang mematikan ini untuk tidak menyebar lebih banyak lagi. Salah satu upaya agar dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan program belajar jarak jauh, study from home dan work from home untuk guru. Hal ini termasuk hal yang baru di Dunia pendidikan khususnya, dan guru yang harus menjadi pengatur harus mampu menguasi kelas  untuk terus menerus dituntut kreatif dan inovatif dalam situasi seperti ini. Guru harus bisa menjadi guru literate yang bukan hanya membaca teks saja namun membaca situasi dan kondisi terbaik untuk anak didiknya agar pembelajaran tetap berlangsung dengan baik.

Pengertian literasi adalah istilah umum yang merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, literasi tidak bisa dilepaskan dari kemampuan berbahasa. Wikipedia. Secara khusus bisa diartikan  kemampuan mengolah dan memahami informasi setelah melakukan proses membaca dan menulis. Literasi juga bisa difahami sebagai kemampuan untuk mengenali, memahami dan mengembangkan ide-ide yang diterima secara audio visual. Sesuai dengan perkembangan teknologi informasi sekarang ini literasi mengalami proses tumbuh mengikuti pergeseran waktu. Literasi sekolah, literasi media, literasi computer dan sains serta di era rovolusi industry 4.O tak kalah penting adalah literasi digital. Pendidikan literasi di sekolah merupakan bagian dari garda terdepan suksesnya gerakan literasi nasional. Literasi sekolah tidak akan bisa berjalan dengan maksimal jika karakter literasi tidak dibentuk. Dan saat ini adalah saat paling tepat membentuk karakteristik literasi dengan memanfaatkan waktu dan tetap produktif dan kreatif di tengah pandemik corona . Berbagai media bisa digunakan misalnya media google classroom, zoom atau WA yang lebih simpel bisa dilakukan oleh guru untuk menyapa, memberikan motivasi kepada anak didiknya dan memberikan pembelajaran yang bisa disesuaikan dengan kondisi siswa, orang tua tanpa harus memberatkan dan membebani siswa.

Dalam kondisi seperti ini peranan orangtua juga dibutuhkan dalam mendampingi anak. Dan bagaimana seorang guru dalam membangun komunikasi dan kerjasama dengan orang tua dan anak secara daring sangat penting. Semua hal yang kita lakukan ini tidak lain dan tidak bukan adalah untuk tetap menjalankan fungsi dan tugas kita agar anak-anak Indonesia tetap menjadi generasi pembelajar. Dengan menjadi Guru yang literate (terpelajar) maka diharapkan pembelajaran berjalan sukses yang dapat memberikan makna bagi peserta didik kita. Kita sangat takut dengan slogan lost generation dengan tidak berjalannya pembelajaran dengan akibat dari guru yang tidak mampu membaca situasi, mengungkapkan ide ide inovatif untuk memperkaya pembelajaran maka slogan tadi akan benar benar terwujud. Maka HARKITNAS adalah momentum bagi kita sebagai guru untuk bangkit dari kebiasaan lama ke kebiasaan baru dan kembali membaca buku, banyak menuangkan ide ide cemerlang melalui tulisan sehingga pembelajaran kita menjadi lebih berwarna dan memberikan kesan yang mendalam bagi peserta didik. Karena bangkitnya sebuah peradaban ada di tangan dunia pendidikan tak lain ada di tangan kita seorang guru. Bangkit dan cepatlah sembuh Indonesiaku.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here