GOWES LAGI DAN LAGI

0
63
Spread the love

Azis Syamnurdin, S.Pt., MM
(Pengajar SMKN 1 Cikalongkulon Cianjur)

Gowes adalah aktivitas mengayuh pedal sepeda dan saat ini di antara kita lebih banyak menggunakan kata gowes dari pada mengayuh.  Aktivitas gowes atau bersepeda kembali menjadi tren di masa pandemi Covid-19 sekarang ini. Bersepeda diyakini ampuh untuk meningkatkan stamina tubuh yang berimbas positif pada menguatnya imunitas tubuh. Dengan imunitas yang kuat, diharapkan serangan berbagai virus dapat dihindari. Bersepeda juga merupakan ajang rekreasi yang menyenangkan di samping menyehatkan.

Bersepeda merupakan kegiatan yang dapat membakar kalori cukup besar, walaupun kita hanya berkeliling di sekitar lingkungan tempat tinggal. Namun perlu diketahui, semakin besar usaha yang kita lakukan saat bersepeda, maka semakin besar kalori yang terbakar. Proses pembakaran kalori sangat ditentukan oleh beban kayuhan dan jarak yang tempuh.

Jika Anda suka bersepeda, para ahli menyarankan agar Anda dapat melakukannya 30 hingga 45 menit setiap harinya. Menurut rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), bersepeda baik dilakukan oleh anak-anak dan orang dewasa. Sedangkan menurut atlet sepeda, latihan bersepeda yang benar dan teratur banyak menyimpan keistimewaan, karena bisa membentuk otot sehingga kaki akan terlihat lebih kencang, kuat dan tampil lebih menarik.

Hasil penelitian The Compendium of Physical Activities Tracking Guide yang dilansir dari laman Reader’s Digest, memaparkan besarnya kalori yang terbakar ketika kita bersepeda dengan kecepatan tertentu, yaitu:

     1. Kurang dari 16 km/jam, alias berkendara santai akan membakar 272 kalori setiap jamnya.

     2. Kecepatan 16 sampai 19 km/jam akan membakar 408 kalori.

     3. Kecepatan 19 sampai 22 km/jam, atau bersepeda sedikit cepat, akan membakar 544 kalori.

     4. Kecepatan 22 sampai 26 km/jam, atau bersepeda cepat akan membakar 680 kalori tiap jam.

     5. Kecepatan 26 sampai 30 km/jam dengan berkendara sangat cepat akan membakar 816 kalori.

     6. Lebih dari 30 km/jam dengan berkendara kecepatan balap akan membakar 1.088 kalori.

Aktivitas gowes saat new normal harus dilakukan sesuai protokol kesehatan. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan agar kita aman menuju sehat melalui bersepeda pada masa pandemi ini:

     1. Bersepeda sendiri

Jaga jarak tetap harus dilakukan agar aman bersepeda di era new normal. Sebaiknya kita bersepeda sendiri dan tidak bergerombol dalam grup besar.

     2. Menggunakan pelindung

Kita gunakan pelindung kepala dan siku untuk bersepeda. Tujuannya agar mengurangi risiko cedera jika terjadi kecelakaan yang tidak diharapkan.

     3. Jangan kenakan masker

Saat gowes disarankan tidak menggunakan masker karena saat melakukan aktivitas bersepeda kita banyak mengeluarkan karbondioksida. Masker akan menghalangi zat tersebut keluar dan justru kembali terhirup dan berubah menjadi racun. Oleh karena itu, kita sebaiknya memilih pelindung lainnya seperti face shield.

Kita juga bisa memilih lokasi bersepeda di tempat sepi dan jauh dari kerumunan orang. Jangan lupa selalu mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer setelah kita bersepeda untuk memastikan bersih dari kuman, bakteri, atau virus yang menempel selama kita bersepeda.

Bersepeda dapat dilakukan pada pagi atau sore hari. Namun perlu kita pertimbangkan juga kondisi cuaca di sekitar kita. Bersepeda pada pagi hari mungkin akan lebih baik karena cuacanya cenderung lebih segar, dengan intensitas sinar matahari belum terlalu tinggi, sehingga radiasi sinar UV dapat dihindari.

     Adapun manfaat bersepeda yang dapat kita rasakan diantaranya:

     1. Meminimalkan risiko penyakit kronis

     2. Mengontrol berat badan

     3. Membantu mengurangi stres

     4. Meningkatkan kemampuan otak

     5. Mencegah insomnia

Dengan rutin kita bersepeda, maka akan menjadi lebih bugar, terutama untuk kesehatan jantung dan pernapasan. Selain itu, bersepeda juga dapat mengurangi kemacetan, menciptakan masyarakat yang lebih ramah lingkungan, mengurangi polusi udara, kebisingan dan mengurangi kepadatan berlalu lintas. Maka dari itu, ayo kita gowes lagi dan lagi!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here