BANGKIT! KITA BANGSA YANG TANGGUH

0
183
Spread the love

Oleh Ai Ratnasari, M.Pd.
Guru SMKN 1 Cikalongkulon

Tahun ini peringatan hari kebangkitan nasional yang jatuh pada hari Kamis, 20 Mei 2021 mengusung tema “Bangkit! Kita Bangsa yang Tangguh”. Tema memperingati hari kebangkitan setiap tahunnya sangat beragam. Hal itu disesuaikan dengan keadaan yang sedang menjadi perhatian khalayak ramai. Demikian pula tahun ini Indonesia dan Negara-negara di dunia sedang dilanda pandemic yang hampir satu tahun lebih menjadi buah bibir di masyarakat. Keadaan pandemic ini memengaruhi pada keberlangsungan strata kehidupan di berbagai sektor terkena imbas akibat virus covid-19 ini. Beberapa peringatan pun digelar dengan tak biasa berbeda saat sebelum pandemic datang bak tamu tak diundang. Banyak perayaan-perayaan peringatan hari besar yang seyogyayanya diperingati dengan berbagai animo masyarakat Indonesia kini harus dibatasi baik ruang maupun waktu. Dan dilakukan secara virtual yakni melalui layar gatget sebagai alternatif dalam melakukan komunikasi yang era kini marak digunakan.

Tema perayaan tahun ini memberikan sebuah motivasi bagi kita semua untuk jangan menyerah dengan keadaan yang membuat kita hampir terpuruk. Keadaan saat ini tidak lain adalah ujian yang Allah SWT berikan kepada umat-Nya sebagai sinyal bahwa sang Khaliq memiliki tujuan yang ingin sampaikan melalui cara-cara yang sangat misteri dan butuh proses untuk menerjemahkan maksud dan tujuan memberikan ujian kepada umat-Nya. Dari kondisi saat ini banyak pelajaran yang dapat kita petik apabila kita peka dengan keadaan saat ini. Hal-hal yang awalnya kita menganggap kecil namun, saat ini dengan hadirnya virus-19 menjaga kesehatan merupakan hal yang sangat luar biasa penting dan banyak hal  lainnya sebagai tolok ukur dan dijadikan sebagai pelajaran yang berharga. Keadaan saat ini mengajarkan bagaimana kita bisa secara bersama-sama untuk kuat dan tangguh berjuang agar bertahan dan tidak menyerah walaupun keadaan saat ini sudah sangat melelahkan dan bagaimana saat ini kita bekerja sama untuk mencari solusi agar pandemic ini segera berakhir.

Sebagai rakyat Indonesia yang mengetahui sejarah masa lalu tanggal 20 Mei diperingati sebagai hari kebangkitan nasional di mana lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908 silam sebagai tonggak pergerakan kebangkitan pemuda Indonesia dan  bangkit untuk kemajuan bangsa Indonesia. Dilansir dari Tribunnews.com  bahwa pendidikan rakyat Indonesia, terutama pribumi sangatlah rendah dan tidak mendapatkan informasi  atau tertutup dari dunia luar. Dari sinilah Dr. Sutomo beserta para pelajar STOVIA mendirikan perhimpunan Boedi Oetomo untuk mengejar ketertinggalan bangsa Indonesia dari bangsa lainnya. Hal itu juga sebagai bentuk perjuangan dalam mengusir penjajah. Saat itu bagaimana para pahlawan memperjuangkan kemajuan bangsa Indonesia untuk bangkit dari keadaan yang mengekang ruang gerak para pemuda Indonesia untuk terus berjuang sampai titik darah penghabisan.

Saat ini kita sedang dihadapkan pada wabah dunia yang semua orang sedang harap-harap cemas bagaimana memerangi agar tidak terpapar virus-19 ini. Pemerintah pun tak bergeming dengan keadaan yang hampir menghentikan perikehidupan bagi sebagian masyarakat bawah yang kehilangan pekerjaan karena di PHK, sehingga angka pengangguran pun meningkat. Hal yang paling urgen yakni pendidikan juga tak pelak menjadi vakum dan pembelajaran pun beralih secara daring (dalam jaringan). Kondisi saat ini memaksa kita untuk tetap tangguh menghadapi ujian yang maha dahsyat ini. Keyakinan dalam hati pun harus kita benamkan dalam sanubari kita bahwa Allah SWT menurunkan sebuah ujian mustahil tanpa ada Jalan keluarnya. Hanya saja kita belum mendapat petunjuk menemukan  penawar menangkal virus ini. Sebagai rakyat Indonesia taat dan patuh pada pemerintah adalah kewajiban maka dari itu, sesuai anjuran pemerintah kita harus menerapkan protocol kesehatan seperti yang telah diimbau untuk senantiasa bersama-sama menjadi bangsa yang tangguh dan kuat mengahadapi pandemic saat ini. Sebagai bangsa yang kuat untuk  bangkit dari keterpurukan yang hampir membayangi kita semua. Tetap tangguh yakinkan hati bahwa apapun yang terjadi ini hanya bagian dari ujian sebagai sarana untuk menyempurnakan kualitas iman kita. Barakallah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here