APRESIASI IBU KCD WILAYAH VI CIANJUR KEPADA SMKN 1 CIKALONGKULON DITETAPKANNYA SEBAGAI SMK PUSAT KEUNGGULAN (PK)

0
99
Spread the love

Oleh Ai Ratnasari M.Pd.

Guru SMKN 1 Cikalongkulon

In House Training (IHT) adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan di setiap satuan pendidikan dalam menghadapi tahun ajaran baru. Demikian pula dengan SMKN 1 Cikalongkulon.  Hari Senin  tanggal 09 Agustus 2021 pukul 09.00 seluruh guru SMKN 1 Cikalongkulon melaksanakan pembukaan  In House Training (IHT) bertempat di ruang guru SMKN 1 Cikalongkulon dengan peserta sebanyak 52 0rang menggunakan daring dan luring. Bagi peserta luring peserta menggunakan protocol kesehatan yang ketat sesuai anjuran pemerintah dalam melaksanakan  peraturan di masa pandemi.

Kegiatan tersebut berpijak pada dasar hukum di bawah ini.

  1. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 17/M/2021 tentang program Sekolah  Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan.
  2. Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 165/M/2021 Tentang Program Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi.
  3. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Nomor 37/D/DM/2021 Tentang Perubahan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Nomor 29/D/Dm/2021 Tentang Penetapan Sekolah Menengah Kejuruan Pelaksana Program Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan Tahun 2021 Tahap II.
  4. PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN TAHUN 2021. Direktur Kemitraan Dan Penyelarasan Dunia Usaha Dan Dunia Industri Direktur Sekolah Menengah Kejuruan Direktur Pendidikan Profesi Dan Pembinaan Guru Dan Tenaga Kependidikan.

In House Training Implementasi Pembelajaran SMK Pusat Keunggulan yang diselenggarakan SMKN 1 Cikalongkulon untuk pertama kalinya digelar setelah ditetapkannya menjadi sekolah Pusat Keunggulan (PK) berdasarkan dasar hukum di atas.

Pelatihan implementasi pembelajaran  di sekolah penggerak, In House Training (IHT) dilakukan oleh komite pembelajaran. Dalam hal ini di SMKN 1 Cikalongkulon telah melaksanakan diklat atau pelatihan tingkat nasional yaitu pengawas sekolah, kepala sekolah dan beberapa perwakilan guru. Pelatihan itu dipandang perlu dilaksanakan mengingat di setiap satuan pendidikan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan upaya mewujudkan profil pelajar pancasila. In House Training bertujuan untuk mengidentifikasi komponen kerangka kurikulum dan pemangku kepentingan dari tingkat pusat sampai satuan dalam menciptakan pembelajaran yang berpusat pada murid. Dalam hal ini bagaimana para guru yang telak melaksanakan pelatihan tentang kurikulum baru yang akan diimpelentasikan khususnya bagi kelas X dapat memberikan paradigma yang baru yang dapat diterapkan kepada siswa di sekolah.

Kegiatan In House Training yang diselenggarakan secara luring dan daring diikuti secara antusias oleh para guru di SMKN 1 Cikalongkulon. Acara dipandu oleh Ibu Siti Nursamsiah merupakan guru yang mengikuti pelatihan komite pembelajaran SMK Pusat Keunggulan (PK). Kegiatan IHT tersebut menghadirkan Bpk Dr. ir. Ruli Basuni, MP. Kepala BBPPMPV Pertanian Cianjur dan Ibu Endang Susilastuti, SE., M.M.Pd. selaku Kepala KCDWilayah VI. Sambutan pertama oleh Bapak Kepala sekolah SMKN 1 Cikalongkulon beliau mengatakan setelah ditetapkannya SMKN 1 Cikalongkulon sebagai SMK Pusat Keunggulan sekolah wajib melaksanakan IHT setelah beberapa guru melaksanakan pelatihan untuk memberikan pemahaman pembelajaran khususnya bagi kelas X. In House Training yang dilaksanakan selama 10 hari yaitu tanggal 09 Agustus 2021 sampai tanggal 21 Agustus 2021 diikuti oleh 52 orang peserta pelatihan menggunakan google classroom. “ Kepada para peserta selamat mengikuti IHT semoga diberikan kelancaran” ungkap Undang menyemangati.

Sambutan kedua dari Bapak Dr. ir. Ruli Basuni, MP. Kepala BBPPMPV Pertanian Cianjur pada kesempatan itu beliau mengingatkan untuk senantiasa menjaga kesehatan agar terhindar dari wabah covid-19 yang saat ini harus diwaspadai. Harapan beliau kepada pengajar yang telah melaksanakan pelatihan dapat membagi ilmunya kepada pengajar yang lain agar penerapan pembelajaran yang berpusat pada siswa bagaimana mewujudkan profil pancasila yang harus segera diimplementasikan. Berdasarkan hal itu peran dan fungsi balai lebih focus pada proses pembimbingan sebagai instruktur nasional. Saat ini balai telah memiliki pengajar sebanyak 91 orang memerlukan sekitar 60 orang lagi focus pengembangan sekolah memerlukan satu sekolah tiga pendamping. Saat pendampingan balai akan terus memantau pada saat proses hingga pasca pendampingan. Bapak Ruli pun menghimbau untuk memublikasikan segala hal yang berhubungan dengan kegiatan yang sedang berjalan untuk kebermanfaatan dan eksistensi. Beliau menambahkan Chicalo merupakan sekolah yang aktif ber-media social.

Sambutan ketiga oleh ibu Kepala KCD wilayah VI yaitu Endang Susilastuti, SE., M.M.Pd. dalam sambutannya beliau menegaskan bahwa sebagus apapun program yang telah dirancang apabila tidak diimplentasikan adalah sia-sia. Saatnya guru-guru yang ada di SMKN 1 Cikalongkulon merubah mindset-nya, apabila tidak ada perubahan dari setiap pribadi guru-gurunya tidak aka nada hasilnya makanya perubahan itu harus dimulai dari pribadi gurunya itu sendiri dengan cara selalu dan senantiasa meningkatkan kemampuannya agar tercipta suatu perubahan yang berkelanjutan. Ini adalah sebuah kesempatan dan harus disambut antusias oleh guru-guru Chicalo. Beliau mengapresiasi bahwa saat ini SMKN 1 Cikalongkulon ditunjuk sebagai sekolah rujukan, ini merupakan program yang luar biasa. Menurut beliau bahwa saat ini Chicalo merupakan bagian dari 901 sekolah yang ditunjuk sebagai SMK Pusat Keunggulan. Hal itu harus ditunjang dengan perubahan dari guru-gurunya dengan memiliki kompetensi yang mumpuni. “Niatkan untuk merubah mindset secara kontinu, insyallah meskipun awalnya berat tetapi ke depannya akan diberikan kemudahan” jelas Endang.

Ibu Endang mengungkapkan bahwa di tangan guru-gurulah ujung tombak dalam meningkatkan kemitraan siap menjadi sekolah rujukan yakni sekolah penggerak terhadap kemajuan perubahan mutu pendididkan yang akan dirasakan hasilnya oleh peserta didik. Maju tumbuh kembang peserta didik yang memiliki jiwa pelajar pancasila yang kuat terhadap perubahan kemajuan zaman bagaimana para guru merubah mindset untuk mewujudkan profil pelajar pancasila. Ke depan nantinya bagaimana  akan mengisi kemerdekaan dengan prestasi yang luar biasa semua adalah buah tangan guru-guru yang hebat dan luar biasa. Di akhir sambutannya sekaligus beliau membuka kegiatan IHT secara resmi dan mengingatkan untuk melaksanakan protokol kesehatan (prokes).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here